// <![CDATA[PERANCANGAN PRIME EXHIBITION AND CONVENTION DENGAN KONSEP ARSITEKTUR KONTEMPORER DI KOTA BARU PARAHYANGAN]]> ADINDA SAFARINA ARTAMEVIA / 21.2017.178 Penulis Akhmad Jaelani, Ir., MM. Dosen Pembimbing 1
Destinasi pariwisata MICE (Meeting, Incentive, Convention and Exhibition) di Indonesia sudah menjadi kegiatan yang rutin dilaksanakan dan memiliki tren yang semakin meningkat. Ditinjau dari berbagai aspek, Kota Baru Parahyangan yang berlokasi di Kabupaten Bandung Barat memiliki konsep kota mandiri ramah lingkungan dan berwawasan pendidikan adalah lokasi yang tepat untuk dilangsungkannya aktifitas tersebut. Sebagai Kota Mandiri yang masih berkembang, Kota Baru Parahyangan sampai saat ini belum memiliki bangunan yang dapat melangsungkan kegiatan Konvensi dan Eksibisi dalam skala besar, yang diharapkan menjadi sarana untuk warga dapat bertukar informasi melalui kegiatan tersebut. Maka dari itu, perancangan bangunan Konvensi dan Eksibisi dengan menerapkan konsep arsitektur kontemporer melalui pendekatan desain berkelanjutan didasari oleh prinsip rasional dan penerapan era New Normal yang berpengaruh pada desain dapat menjadi solusi sehingga kegiatan konvensi dan eksibisi dapat terlaksana dengan nyaman. Pengaplikasian konsep arsitektur kontemporer pada bagian ruang dalam maupun luar mengikuti prinsip rasional menyesuaikan dengan kebutuhan ruang itu sendiri sehingga menciptakan hubungan antar ruang yang kompleks. Pendekatan desain berkelanjutan juga ditonjolkan dalam pengimplementasian material pada bagian luar dengan mengikuti prinsip rasional menjadi satu kesatuan yang solid. Maka dari itu, keberadaan bangunan konvensi dan eksibisi diharapkan menjadi nilai tambah bukan hanya dalam skala lingkungan namun juga skala lebih luas. Kata kunci: Konvensi dan Eksibisi, Arsitektur Kontemprer, Pariwisata, Prinsip Rasional