// <![CDATA[Perancangan Kampanye Untuk Memperkenalkan Profesi Atlet Esport]]> Aditya Januarsa, M.Ds Dosen Pembimbing 2 Hazman Yazid / 332016051 Penulis Rosa Karnita, M.Sn, Ph.D Dosen Pembimbing 1
Internet pada zaman sekarang sudah menjadi media rekreasi dan bermain yang paling utama bagi remaja dan dewasa awal. Survey penetrasi dan penggunaan internet yang dilakukan oleh APJII pada tahun 2017 memperoleh hasil bahwa 54,12% pengguna internet, menggunakan internet untuk bermain game online. Keberadaan internet membuat game yang pada awalnya hanya bisa dimainkan secara offline kini dapat dimainkan secara online. Para pemain online game (gamers) dapat berkesempatan untuk bermain dengan jumlah pemain yang banyak secara langsung. Hal itu membuat komunitas game semakin berkembang pesat. Banyaknya jenis online game yang bermunculan serta jumlah gamers yang semakin meningkat, membuat game online berkembang menjadi sebuah permainan yang bersifat kompetitif atau yang biasa kita sebut dengan esport. Esport adalah singkatan dari Electronic Sport yang berarti olahraga elektronik. Secara bahasa esport berarti olahraga yang dilakukan dengan menggunakan alat elektornik seperti game console, personal computer (PC), dan sebagainya. Dalam buku Research on Essential Difference of Esport and Online Game mengatakan bahwa esport adalah pertandingan game yang bersifat kompetitif dan dimainkan oleh pemain game profesional. Esport juga adalah sebuah cabang olahraga yang mengembangkan kemampuan mental dan fisik dengan penggunaan teknologi informasi. Dalam buku tersebut juga membahas bahwa, game yang dimainkan dalam ajang esport sebenarnya merupakan game yang dimainkan secara kasual pula, yang membedakan adalah siapa dan apa tujuan pemainya.