// <![CDATA[MENGENALKAN SISINDIRAN PADA ANAK-ANAK BERUSIA 9-12 TAHUN MELALUI BUKU CERITA BERGAMBAR]]> Eny Dewijani, S.Sn. Dosen Pembimbing 2 Agus Djatnika, M.Sn. Dosen Pembimbing 1 Kharisma Wardhani / 332008029 Penulis
Sisindiran termasuk ke dalam salah satu sastra lisan Sunda yang merupakan warisan budaya yang perlu diwariskan secara turun-temurun. Sisindiran merupakan bentuk puisi tradisional Sunda yang sebentuk dengan pantun. Umumnya terdiri atas empat larik.Sisindiran dahulu biasa dipakai sebagai bahan cengkrama ketika mengobrol atau hanya sebagai hiburan semata, Namun seiring dengan perkembangan jaman yang mengakibatkan pula lunturnya bahasa Sunda. Sisindiran mulai ditinggalkan.Sisindiran merupakan permainan kata yang menarik sejenis dengan pantun berfungsi sebagai alat pemeliharaan bahasa. Dengan adanya sisindiran dapat melestarikan bahasa Sunda. Mengenalkan sisindiran pada anak-anak dapat melatih kemampuan berbahasa, kecepatan berfikir dan bermain kata-kata yang menghibur. Tujuan perancangan ini adalah untuk mengenalkan sisindiran pada anak-anak dengan cara menghibur dan memberikan informasi mengenai cara membuat sisindiran, jenis dan bentuk sisindiran dan contoh-contoh sisindiran agar anak-anak memahami dan tertarik dengan sisindiran. Sisindiran yang disampaikan untuk anak-anak adalah sisindaran dengan bentuk rarakitan dan paparikan dengan sifat piwuruk (nasihat) dengan merancang buku cerita bergambar sisindiran untuk anak-anak berusia 9-12 tahun bersifat informatif.