// <![CDATA[DESAIN INTERIOR HOTEL RESORT & SPA THE SANCHAYA DI BALI DENGAN PENERAPAN TRI HITA KARANA]]> 0417125601 - Taufan Hidjaz, Drs,,M.Sn Dosen Pembimbing 1 Nurin Adi Srihartono / 31 2016 152 Penulis
Indonesia merupakan salah satu Negara kepulauan terbesar di dunia berdasarkan data Direktorat Jenderal Pemerintahan Umum, Kementerian Dalam Negeri yang dipublikasikan Badan Pusat Statistik, bahwa Indonesia memiliki 17.504 pulau di Indonesia yang tersebar di 32 provinsi. Dengan pulau yang sangat banyak ini Indonesia memiliki potensi yang sangat besar di berbagai sector untuk mendatangkan devisa bagi Negara, salah satu sector yang paling efektif untuk mendongkrak devisa negara menurut Bank Indonesia (BI) adalah sector wisata. Bali merupakan salah satu kota di Indonesia yang menjadi destinasi wisata dunia. Pariwisata Bali telah tumbuh lebih dulu pada abad ke-17 pada masa penjajahan Belanda. Tidak hanya orang Belanda tetapi wisatawan Inggris dan lainnya juga berkunjung ke Pulau Dewata ini sehingga Bali sering disebut sebagai the Island of Paradise, the Island of Gods, dan sebagainya. Tri Hita Karana merupakan ajaran filosofi agama Hindu yang selalu ada dalam setiap aspek kehidupan masyarakatnya. Kebudayaan Bali berproses di masyarakatnya, menampilkan citra/brand image pariwisata yang hidup dan menarik. Maka dari itu, potensi yang dimiliki Bali dan budaya yang unik sudah cukup baik untuk The Sanchaya Resort & Spa. The Sanchaya merupakan brand resort hotel dan spa yang berasal dari Bintan, Kepulauan Riau Indonesia. The Sanchaya dibangun pertama kali oleh orang Rusia bernama Natalya Pavchinskaya di lahan seluas kurang lebih 6 hektar. Di area seluas 6 hektar tersebut terdapat beberapa kawasan penginapan yang berbeda – beda namun tetap memiliki keunikan dan ciri khas masing – masing kawasan. Alasan berdirinya Resort ini adalah upaya untuk merayakan sejarah dan Seni budaya di Asia Tenggara. Menurut Natalya Pavchinskaya gaya yang diadopsi oleh The Sanchaya adalah gaya bangunan colonial dengan sentuhan kebudayaan lokal setempat. Maksud dari perencaan ini adalah untuk mengembangkan sejarah dan budaya di Asia Tenggara Khususnya Indonesia, yang berpatokan pada Tri Hita Karana pada Interior Beach Resort, sehingga hasil yang diciptakan diharapkan memiliki pembeda dengan resort sejenis lain namun tetap mempertahankan corporate identity dari the Sanchaya