// <![CDATA[IMPLEMENTASI BUDAYA BALI PADA INTERIOR ARTOTEL SEBAGAI CIRI TETIRAH KONTEMPORER BARU (STUDI KASUS:]]> 0405118003 - Novrizal Primayudha, S.Sn., MT. Dosen Pembimbing 1 JESSICA AMARA GOHREN / 31-2017-097 Penulis
Pulau Bali sangat terkenal dengan destinasi wisatanya yang menarik banyak wisatawan untuk dating berkunjung khususnya Sanur, baik itu wisatawan lokal maupun mancanegara. Melihat potensi dari Bali, dimana pariwisata dan budaya yang berkembang, sudah sewajarnya maraknya tempat penginapan sebagai fasilitas akomodasi bagi wisatawan domestik maupun lokal.Hotel merupakan salah satu akomodasi penginapan sementara bagi para wisatawan. Artotel merupakan satu jenis hotel seni pertama di Sanur yang mulai berkembang pesat. Perkembangan ini diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi generasi muda akan kemampuan warisan budaya dalam beradaptasi dengan perkembangan zaman. Akan tetapi sangat disayangkan pembangunan hotel tersebut hanya mengaplikasikan gaya modern masa kini dan budaya lokal pada interior yang tidak terlalu menonjol agar terlihat Bali juga banyak yang belum menerapkan konsep Tri Hita Karana sebagai salah satu kearifan lokal Bali yang harus diterapkan oleh pelaku wisata khususnya dibidang perhotelan.Pengimplementasian budaya Bali yang kuat diiringi Tri Hita Karana akan membuat Artotel yang memiliki ciri khas seni dapat seimbang dengan filosofi Bali dan memberikan kesan budaya pada sebuah tetirah dengan gaya kontemporer didalamnya juga bertemakan Hospitality of Heritage Culture diambil dari sebuah kebudayaan Bali yang kemudian dikembangkan dan menjadi sesuatu yang baru di daerah Sanur. dimana dalam perancangan akan dimasukan unsur budaya dengan pendekatan budaya tradisional Bali sendiri khususnya Sanur. Kemudian dikemas kedalam gaya desain yang lebih modern agar lebih mudah dipahami filosofinya dengan material yang ramah didalamnya. Keywords : Bali, Budaya Lokal, Sanur, Tri Hita Karana, Kontemporer, Tetirah, Artotel, Hospitality, Heritage Culture