PENGARUH TEMPERATUR CETAKAN KOMPOSIT MATRIKS POLYPROPYLENE HIGH IMPACT (PPHI) BERPENGUAT SERAT NANAS TERHADAP CACAT SHRINKAGE DAN SINK MARK MENGGUNAKAN SOLIDWORK 2017
Komposit merupakan perpaduan dari dua material atau lebih yang memiliki fasa yang berbeda menjadi suatu material yang baru dan memiliki properties lebih baik dari keduanya. Komposit menjadi bahan alternatif pengganti bahan logam, hal ini disebabkan sifat dari komposit yang kuat dan mempunyai berat yang lebih ringan dibandingkan logam. Serat nanas merupakan serat yang banyak tumbuh di Indonesia, pada bidang otomotif penggunaan komposit Polypropylene dengan serat nanas banyak digunakan untuk proses pembuatan komponen otomotif.
Injection Molding adalah suatu proses pengolahan material polimer yang dipanaskan sampai tingkat keadaan leleh lalu material tersebut dialirkan dengan memanfaatkan gaya gravitasi atau gaya lain dengan tekanan tinggi ke dalam rongga cetakan, sehingga didapatkan hasil yang sesuai dengan cetakan(mold). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan temperatur cetakan ideal dengan variasi temperatur 50°C, 60°C, 70°C, dan 80°C menggunakan aplikasi Solidworks dengan fitur Plastic Simulation terhadap cacat shrinkage dan sink mark. Untuk mengetahui perbandingan cacat yang terjadi pada spesimen antara hasil simulasi dan hasil pada spesimen maka dilakukan proses pembuatan spesimen uji menggunakan mesin injection molding hand-press dengan temperatur cetakan yang ideal berdasarkan hasil simulasi, temperatur melt 250°C, fraksi volume serat nanas 20% dan mesh dengan ukuran 170.
Pada hasil penelitian ini didapatkan temperatur yang ideal berdasarkan hasil simulasi pada Solidworks yaitu 50°C dengan angka cacat shrinkage 11,4388 % dan sink mark 0,0310 mm untuk spesimen uji bending. Shrinkage 11,8651 % dan sink mark 0,0296 mm untuk spesimen uji Impak. Shrinkage 11,4599 % dan sink mark 0,0301 mm untuk spesimen uji tarik. Serta perbandingan cacat shrinkage pada hasil simulasi dengan hasil produksi menggunakan Injection molding Hand-press yaitu untuk spesiemn uji bending hasil simulasi 11,4388 % sedangkan perhitungan 7,8529 %. Untuk spesimen uji impak hasil simulasi 11,8651 % sedangkan secara perhitungan 11,2792 %. Untuk spesimen uji tarik hasil simulasi 11,4599 % sedangkan secara perhitungan 1,9230 %.
Kata kunci : Kompisit, Polypropylene, Temperatur Cetakan, Solidworks
Detail Information
Citation
APA Style
. (2022).PENGARUH TEMPERATUR CETAKAN KOMPOSIT MATRIKS POLYPROPYLENE HIGH IMPACT (PPHI) BERPENGUAT SERAT NANAS TERHADAP CACAT SHRINKAGE DAN SINK MARK MENGGUNAKAN SOLIDWORK 2017 ().Teknik Mesin:FTI
Chicago Style
.PENGARUH TEMPERATUR CETAKAN KOMPOSIT MATRIKS POLYPROPYLENE HIGH IMPACT (PPHI) BERPENGUAT SERAT NANAS TERHADAP CACAT SHRINKAGE DAN SINK MARK MENGGUNAKAN SOLIDWORK 2017 ().Teknik Mesin:FTI,2022.Text
MLA Style
.PENGARUH TEMPERATUR CETAKAN KOMPOSIT MATRIKS POLYPROPYLENE HIGH IMPACT (PPHI) BERPENGUAT SERAT NANAS TERHADAP CACAT SHRINKAGE DAN SINK MARK MENGGUNAKAN SOLIDWORK 2017 ().Teknik Mesin:FTI,2022.Text
Turabian Style
.PENGARUH TEMPERATUR CETAKAN KOMPOSIT MATRIKS POLYPROPYLENE HIGH IMPACT (PPHI) BERPENGUAT SERAT NANAS TERHADAP CACAT SHRINKAGE DAN SINK MARK MENGGUNAKAN SOLIDWORK 2017 ().Teknik Mesin:FTI,2022.Text