// <![CDATA[PENGARUH BESAR ARUS PENGELASAN SMAW PADA PENGELASAN BAJA TAHAN KARAT AUSTENITIK TERHADAP KEKUATAN TARIK & KEKERASAN]]> 0427067202 - Yusril Irwan, ST., MT. Dosen Pembimbing 1 YAYAN MULYANA / 122017028 Penulis
Proses pengelasan pada Stainless Steel akan mengakibatkan terjadinya perubahan struktur metalurgi maupun tegangan termal. Selain itu besar panas dari arus yang digunakan dalam proses pengelasan Stainless Steel akan berpengaruh terhadap struktur mikro dan pertumbuhan ukuran butir dengan besarnya arus yang digunakan. Panas yang digunakan untuk pengelasan akan mempengaruhi daerah logam terpengaruh panas atau yang dinamakan Heat Affected Zone (HAZ). Pada daerah HAZ mengalami siklus termal diantaranya pemanasan saat proses pengelasan berlangsung hingga proses pendinginan. Perubahan secara metalurgi pada daerah HAZ mempengaruhi kekuatan dari logam. Dalam pengelasan stainless steel 304L ini besarnya heat input dapat mempengaruhi terbentuknya cromium carbida yang dapat mengakibatkan daerah sekitar las akan mengalami korosi dan getas, Pada penelitian ini dilakukan pengelasan material Plat Stainless Steel tipe 304L dengan ketebalan 3mm menggunakan metode SMAW dengan besar arus yaitu 75A, 90A, dan 110A dengan tegangan 20V. Pengujian yang dilakukan berupa uji Tarik dan uji keras. Berdasarkan hasil penelitian didapat nilai kekerasan yang paling tinggi yaitu pada pengelasan SMAW dengan vareasi Arus 110 A sebesar 496 Mpa. Nilai rata-rata kekerasan tertinggi terdapat pada specimen dengan vareasi arus 110 A sebesar 198,3 HV yang terletak pada daerah HAZ. Kata Kunci: Stainless Steel AISI 304L, pengelasan Shielded Metal Arc Welding (SMAW), uji Tarik, uji keras