// <![CDATA[USULAN PERBAIKAN KUALITAS PRODUK MENGGUNAKAN NEW FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS DAN FAULT TREE ANALYSIS (Studi Kasus:]]> 0428096602 - Ir. Yanti Helianty, MT Dosen Pembimbing 1 RIFKY FITRAYUDA / 132017188 Penulis
PT. Progressio Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi pakaian dan mebel. Pada saat ini perusahaan mengalami kendala dikarenakan produk yang diproduksi setiap bulannya selalu mengalami kecacatan yang melebihi batas toleransi perusahaan sebesar 1 produk (1,67%) dari total produksi kursi sofa. Perusahaan perlu meminimasi terjadinya kecacatan sehingga dapat sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan menggunakan metode FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) dan metode FTA (Fault Tree Analysis) untuk meminimasi terjadinya kecacatan. Ukuran kayu tidak sesuai merupakan nilai RPN tertinggi dan termasuk klasifikasi high pada saat menentukan menggunakan AP dimana penyebab dasar karena operator tidak teliti pada saat melakukan pemotongan dan mata pisau yang digunakan tumpul karena jarang dilakukan perawatan. Usulan perbaikannya perusahaan perlu melakukan perawatan secara berkala dan melakukan pengawasan secara berkala. Kata Kunci : Kualitas produk, FMEA, FTA, Produk cacat