// <![CDATA[IMPLEMENTASI DEFUZZIFIKASI CENTER OF AREA METODE MAMDANI DALAM SISTEM MONITORING TEKANAN ANGIN BAN]]> Asep Nana Hermana, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 Revinda Imawan Putra /152016077 Penulis
Ban merupakan salah satu komponen penting dalam kendaraan karena berhubungan langsung dengan permukaan jalan yang berfungsi untuk mengurangi getaran yang disebabkan tidak teraturnya permukaan jalan, menurut ketua KNKT Soerjanto Tjahjono pada tahun 2016 menyebutkan bahwa 80% kecelakaan kendaraan dijalan raya disebabkan oleh masalah yang terjadi pada ban yang besar tekanannya tidak sesuai dengan standar, selain tekanan udara, suhu dan kecepatan berpengaruh terhadap besaran tekanan udara, suhu panas dengan ban kempis akan berbahaya bagi pengemudi dan penumpang, begitu juga dengan suhu dingin dan tekanan udara tinggi akan mengakibatkan kesulitan handling karena ban menjadi licin. Oleh karena itu perlu melakukan pemecahan permasalahan tersebut. Maka dirancang penerapan metode defuzzifikasi center of area metode mamdani dalam sistem monitoring tekanan angin ban agar keselamatan pengemudi dan penumpang lebih terjamin. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, sistem memiliki 27 rules dengan persentase fungsionalitas 100%, sensor yang akan dirancang melakukan ujicoba secara off-board antara sensor dengan alat ukur standar, dalam pengujian antara sensor terhadap alat ukur standar didapatkan bahwa sensor tekanan udara dibandingkan dengan manometer mendapatkan persentase error sebesar 1.25% dengan perbedaan tekanan yang dihasilkan +0.3, pengujian sensor suhu dengan alat ukur termometer mendapatkan persentase error sebesar 0.36% dengan perbedaan suhu 0.1, dan pengujian sensor kecepatan dengan alat ukur tachometer mendapatkan persentase error sebesar 0.02% dengan perbedaan yang dihasilkan +169.