// <![CDATA[KAMPANYE PELESTARIAN ALAT MUSIK TRADISIONAL SUNDA ‘Karinding’]]> Rosita Hardiyati, S.Sos. 0327038003 - Ganis Resmisari, S.Sn., M.Ds. Dosen Pembimbing 2 Leonaldi Zulfikar / 332004039 Penulis
Bila dilihat dari segi popularitasnya, alat musik tradisional Karinding mulai jarang dimainkan selepas tahun 1970-an. Maraknya alat musik modern mempengaruhi selera musik masyarakat sampai ke pedesaan. Karinding yang dahulu sering dimainkan pada acara pernikahan atau khitanan, kini mulai menghilang. Memasuki era 1990-an, Karinding seperti ditelan bumi. Minimnya publikasi dan media informasi tentang Karinding menjadi salah satu faktor redupnya alat musik tradisional itu. Karinding hanya lestari dalam sejumlah kecil masyarakat. Dengan perangkat komunikasi visual berupa kampanye, diharapkan masyarakat khususnya generasi muda modern tertarik untuk lebih mengenal dan melestarikan keberadaan alat musik Karinding yang diprediksi sebagai salah satu jenis instrumen tertua warisan dari peradaban kuno.