// <![CDATA[STUDI PENGARUH PERUBAHAN TATA GUNA LAHAN TERHADAP SISA USIA GUNA WADUK JATIGEDE DENGAN MENGGUNAKAN METODE UNIVERSAL SOIL LOSS EQUATION DAN SEDIMENT DELIVERY RATIO]]> Eri Purnomo Hayyudin / 222014098 Penulis Prof. Dr. Waluyo Hatmoko, M.Sc. Dosen Pembimbing 1
Faktor penggunaan lahan merupakan faktor yang dipengaruhi oleh aktivitas manusia, dan hal tersebut dapat memengaruhi umur suatu waduk. Untuk itu dilakukan penelitian ini untuk mengetahui berapa besar pengaruh perubahan tata guna lahan terhadap sisa usia guna waduk. Waduk Jatigede merupakan waduk buatan yang baru saja selesai pembangunannya pada tahun 2015. Perhitungan sisa usia guna waduk menggunakan metode USLE (Universal Soil Loss Equation) dan metode SDR (Sediment Delivery Ratio), lalu peta tata guna lahan yang digunakan adalah tahun 2009 dan 2019. Besarnya erosi pada DAS Jatigede dengan tata guna lahan DAS Jatigede tahun 2009 adalah sebesar 62,737 ton/ha/tahun dan dengan dengan tata guna lahan DAS Jatigede tahun 2019 adalah sebesar 84,225 ton/ha/tahun dengan luas area sebesar 146.507 ha. Laju sedimentasi yang masuk ke Waduk Jatigede berdasarkan hasil analisis laju erosi dan nilai SDR yang didapat adalah sebesar 204.334,508 m3/tahun dengan tata guna lahan tahun 2009, dan 274.317,631 m3/tahun dengan tata guna lahan tahun 2019. sisa usia guna Waduk Jatigede berdasarkan tata guna lahan DAS Jatigede tahun 2009 yang tersisa adalah sebesar 486,02 tahun, dan perkiraan usia guna Waduk Jatigede berdasarkan tata guna lahan DAS Jatigede tahun 2019 yang tersisa adalah sebesar 362,03 tahun.