STUDI KAPASITAS DAYA DUKUNG TIANG PANCANG BAJA DENGAN PENGARUH NEGATIVE SKIN FRICTION DAN LIKUEFAKSI
Kondisi tanah yang terdapat pada lokasi proyek jembatan serangan yang berada pada mas To1 Binjai-Langsa terdapat lapisan tanah likuefaksi setebal6 meter dan terdapat lapisan lempung lunak hingga kedalarnan 26 m ditambah dengan timbunan yang berada diatas pilecap menyebabkan kondisi negative skin friction. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh negative skin friction dan likuefaksi terhadap kapasitas tiang pancang pipa baja ujung terbuka berdiameter 1 m. Analisis menggunakan bantuan program Apile, Lpile dan Group untuk mendapatkan nilai kapasitas aksial, kapasitas lateral, kapasitas moment dan gaya gaya yang bekerja pada kelompok tiang yang diakibatkan oleh pembebanan yang terjadi pada jembatan, dimana gaya akibat beban tersebut hams lebih kecil dari pada kapasitas tiang mendekati 1 atau perbandingan yang emengaruhi kapasitas aksial sehingga memiliki nilai kapasitas dengan kondisi normal. Untuk dimana kapasitas lateral ny Kelompok tiang pancang dikarenakan maka pada setiap kondisi memiliki jumlah tiang yang berbeda beda untuk mendapatkan jumlah tiang yang paling kritis. Pada variasi kondisi normal menggunakan 12 tiang, untuk variasi kondisi negative skin friction menggunkaan 16 tiang, untuk variasi kondisi likuefaksi menggunakan 21 tiang clan kondisi negative skin friction dengan likuefaksi menggunakan 45 tiang.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2022).STUDI KAPASITAS DAYA DUKUNG TIANG PANCANG BAJA DENGAN PENGARUH NEGATIVE SKIN FRICTION DAN LIKUEFAKSI ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.STUDI KAPASITAS DAYA DUKUNG TIANG PANCANG BAJA DENGAN PENGARUH NEGATIVE SKIN FRICTION DAN LIKUEFAKSI ().Teknik Sipil:FTSP,2022.Text
MLA Style
.STUDI KAPASITAS DAYA DUKUNG TIANG PANCANG BAJA DENGAN PENGARUH NEGATIVE SKIN FRICTION DAN LIKUEFAKSI ().Teknik Sipil:FTSP,2022.Text
Turabian Style
.STUDI KAPASITAS DAYA DUKUNG TIANG PANCANG BAJA DENGAN PENGARUH NEGATIVE SKIN FRICTION DAN LIKUEFAKSI ().Teknik Sipil:FTSP,2022.Text