PEMODELAN PERKUATAN LERENG DENGAN DINDING PENAHAN TANAH BLOK BETON MENGGUNAKAN FINITE ELEMENT METHOD
Lereng adalah permukaan tanah yang memiliki perbedaan elevasi antara tempat yg satu dan yang lainnya dengan sudut kemiringan tertentu. Lereng dapat menimbulkan keruntuhan jika tidak dirancang dan dilaksanakan dengan aman. Keruntuhan lereng bisa diakibatkan oleh erosi, pembebanan berlebih, gempa, tekanan lateral tanah dan tekanan lateral air pada lereng, dan terganggunya stabilitas lereng. Konstruksi yang digunakan untuk menahan tanah agar tidak terjadinya keruntuhan adalah dinding penahan tanah blok beton (Block Concrete Retaining Walls). Dinding penahan tanah blok beton adalah tumpukan blok beton yang disusun secara vertikal menggunakan sistem pengunci antar blok, dibuat dengan proses fabrikasi yang sesuai dengan standar berupa beton precast lalu dipasang langsung dilokasi konstruksi. Hasil analisis berupa nilai faktor keamanan. Untuk blok beton 90° kemiringan lereng 1:1 memiliki rata-rata kenaikan sebesar 66,07%, kemiringan lereng 1:1,25 memiliki rata-rata kenaikan sebesar 40,19%, dan kemiringan lereng 1:1,5 memiliki rata-rata kenaikan sebesar 30,85%. Untuk blok beton 80° kemiringan lereng 1:1 memiliki rata-rata kenaikan sebesar 74,95%, kemiringan lereng 1:1,25 memiliki rata-rata kenaikan sebesar 49,34%, dan kemiringan lereng 1:1,5 memiliki rata-rata kenaikan sebesar 37,76%.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2022).PEMODELAN PERKUATAN LERENG DENGAN DINDING PENAHAN TANAH BLOK BETON MENGGUNAKAN FINITE ELEMENT METHOD ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.PEMODELAN PERKUATAN LERENG DENGAN DINDING PENAHAN TANAH BLOK BETON MENGGUNAKAN FINITE ELEMENT METHOD ().Teknik Sipil:FTSP,2022.Text
MLA Style
.PEMODELAN PERKUATAN LERENG DENGAN DINDING PENAHAN TANAH BLOK BETON MENGGUNAKAN FINITE ELEMENT METHOD ().Teknik Sipil:FTSP,2022.Text
Turabian Style
.PEMODELAN PERKUATAN LERENG DENGAN DINDING PENAHAN TANAH BLOK BETON MENGGUNAKAN FINITE ELEMENT METHOD ().Teknik Sipil:FTSP,2022.Text