// <![CDATA[PENGEMBANGAN JALUR SEPEDA PARIWISATA BERDASARKAN KONDISI JALUR SEPEDA EKSISTING DI KOTA BANDUNG]]> Mochammad Akbar Nur / 242011001 Penulis Sony Herdiana, S.T., M.Reg.Dev. Dosen Pembimbing 1
Kota Bandung telah menjadi Daerah Tujuan Wisata yang dicirikan oleh trend peningkatan wisatawan. Dengan trend meningkatnya kunjungan wisatawan ke Kota Bandung, maka kebutuhan sarana transportasi meningkat pula, sehingga perlu diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan transportasi. Pemerintah Kota Bandung telah berupaya membenahi transportasi berikut sarana dan prasarana penunjangnya, salah satunya dengan membangun jalur sepeda untuk meningkatkan animo masyarakat menggunakan sepeda, sekaligus untuk mengurangi tingkat penggunaan kendaraan bermotor serta pengalihan moda bermotor menjadi tidak bermotor. Meningkatnya jumlah penduduk dan wisatawan yang berkunjung ke Kota Bandung, dapat memberikan peluang dalam pemanfaatan jalur sepeda dengan konsep yang baru, yaitu mengkombinasikan antara penggunaaan sepeda sebagai moda transportasi dengan pariwisata di Kota Bandung. Untuk mendukung dalam pengembangan jalur sepeda wisata maka diperlukan penelitian untuk mengetahui kelayakan jalur sepeda saat ini, layak atau tidak layak untuk dikembangkan serta mengetahui konsep alternative jalur sepeda yang dirasa cocok untuk diimplementasikan pada jalur sepeda saat ini di Kota Bandung. Dengan demikian, bisa diketahui sejauh mana jalur sepeda eksisting dapat dikembangkan untuk menjadi cycling tourism di Kota Bandung. Berdasarkan hasil penelitian bahwa masih terdapat jalur sepeda yang belum memenuhi standar, maka diusulkan konsep memperbaiki kondisi jalur sepeda yang belum memenuhi standar. Sementara itu bahwa wisatawan bersedia menggunakan jalur wisata sepeda dengan berbagai usulan tentang panjang rute dan tempat penyewaan sepeda beserta besaran tarif sewa, maka diusulkan konsep penambahan fasilitas jalur sepeda. Demikian pula bahwa terdapat objek wisata yang sangat diminati wisatawan, maka diusulkan konsep penambahan rute jalur sepeda yang terintegrasi dengan objek wisata. Dengan memperhatikan hasil klasifikasi daya tarik objek wisata, maka jalur sepeda wisata sesuai sebaran objek wisata adalah ruas- ruas jalan yang menghubungkan ke empat objek wisata terpilih yaitu Alun Alun, Gedung KAA, Kebun Binatang, dan Pusat Belanja Cihampelas, antara lain : Jalan Tamansari, Babakan Siliwangi, Cihampelas, Braga, Cikapundung, dan Asia Afrika.