// <![CDATA[PENILAIAN KUALITAS VISUAL BANGUNAN BERSEJARAH DI KAWASAN BRAGA]]> TARI PERMATASARI / 242007008 Penulis 0417097202 - Zulfadly Urufi, ST., MEng Dosen Pembimbing 1
Kota Bandung menyimpan sejarah bagi Bangsa Indonesia yang potensial untuk menjadi daya tarik wisata warisan budaya (culture heritage), yaitu berupa bangunan sejarah kolonial yang memiliki nilai sejarah yang tinggi, salah satunya terdapat di Kawasan Braga. Keindahan alam dari lansekap Kota Bandung akan terasa lengkap jika didukung oleh keberadaan bangunan-bangunan lama bersejarah tersebut, sebagai suatu kekayaan arsitektur kota yang jarang dimiliki kota-kota lainnya, yang mempunyai daya tarik tinggi serta memilki keunikan tersendiri. Hingga saat ini (2012), Kawasan Braga masih merupakan kawasan yang dilindungi atau ditetapkan sebagai kawasan konservasi terutama pada bangunan lama dan bersejarah yang ditetapkan oleh Pemerintah Kota Bandung. Kota Bandung dengan kawasan khususnya yang sudah banyak dikenal, seperti Kawasan Braga merupakan kawasan yang menjadi ciri khas dari Kota Bandung pada masa yang lalu. Kawasan Braga sejak jaman pendudukan Belanda sudah memiliki nilai kekayaan arsitektur kota yang cukup unik. Secara arsitektur kota, Kawasan Braga memiliki keunikan karena kawasan ini menggunakan gaya-gaya arsitektur tertentu. Yang paling menonjol gaya arsitektur pada bangunan di kawasan ini adalah: gaya arsitektur Art-Deco, gaya arsitektur Art-Neuvo dan gaya arsitektur Indish-Eropa. Dilihat secara kawasan secara keseluruhan. Kawasan Braga masih dinilai kawasan yang teratur dan tertata dengan baik hingga sekitar tahun 1950-1955 Perkembangan selanjutnya terjadi perubahan-perubahan pada beberapa bagian kawasan, dimana bermunculan bangunan dengan gaya arsitektur ‘modern’ yang terlihat adanya kesan kontras dan tidak-konsisten dalam menerapkan gaya arsitektur pada kawasan. Berdasarkan permasalahan yang timbul, maka diperlukan penelitian mengenai penilaian kualitas visual bangunan bersejarah di Kawasan Braga. Tujuan dari penelitian ini adalah menilai kualitas visual pada bangunan terpilih sebagai warisan wisata budaya berdasarkan persepsi masyarakat di Kawasan Braga dengan melalui daya serap kesan visualnya. Kata Kunci: Warisan Wisata Budaya, Kawasan Braga, Kesan Visual