<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="13478">
<titleInfo>
<title><![CDATA[ANALISIS SPASIAL SEBARAN DAERAH RAWAN LONGSOR DI KABUPATEN PURWAKARTA (Studi Kasus :]]></title>
<subTitle><![CDATA[Kecamatan Maniis dan Kecamatan Tegalwaru)]]></subTitle>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>M.A. Basyid, Ir., M.T.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>TAUFIK AKBAR / 232014086</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penulis</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Teknik Sipil]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[FTSP]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[en]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[English]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Kecamatan Maniis dan Kecamatan Tegalwaru merupakan daerah pegunungan yang
memiliki kemiringan lereng yang lebih dari 40 derajat, dan curah hujan yang tinggi,
dengan kondisi topografi tersebut Kecamatan Maniis dan Kecamatan Tegalwaru
menjadi daerah yang rawan akan terjadinya bencana alam, salah satunya adalah
longsor. Menurut data kejadian bencana BPBD Jawa Barat Tahun 2020, bencana
longsor di Kabupaten Purwakarta telah terjadi sebanyak 19 kali. Penelitian ini
dilakukan untuk menentukan daerah rawan longsor di Kecamatan Maniis dan
Kecamatan Tegalwaru, metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah overlay
dan skoring melalui Sistem Informasi Geografis. Parameter yang digunakan adalah
kemiringan lereng, penggunaan lahan, jenis tanah, jenis batuan dan curah hujan.
(Puslittanak, 2004). Berdasarkan hasil penelitian tingkat sebaran daerah rawan
longsor pada Kecamatan Maniis dan Kecamatan Tegalwaru terbagi menjadi 4
(empat Kelas) yaitu rendah, sedang, tinggi, sangat tinggi. Dari hasil yang diperoleh,
desa dengan tingkat kerawanan tinggi paling luas adalah desa Cisarua, desa Cisarua
memiliki tingkat kerawanan tinggi seluas 738,1 Ha atau sekitar 80% dari luas
wilayah keseluruhan desa Cisarua. Desa dengan tingkat kerawanan sangat tinggi
paling luas adalah desa Citamiang di Kecamatan Maniis yang memiliki tingkat
kerawanan sangat tinggi seluas 187,3 Ha atau sekitar 20% dari luas wilayah
keseluruhan desa Citamiang.
Kata Kunci: Kabupaten Purwakarta, Kecamatan Maniis, Kecamatan Tegalwaru,
Longsor, Sistem Informasi Geografis (SIG).</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Kabupaten Purwakarta, Kecamatan Maniis, Kecamatan ]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[20220123]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[823SI/22]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[823SI/22]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[My Library]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[823SI/22]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="13224" url="" path="/232014086_823GD.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[ANALISIS SPASIAL SEBARAN DAERAH RAWAN LONGSOR DI KABUPATEN PURWAKARTA (Studi Kasus : Kecamatan Maniis dan Kecamatan Tegalwaru)]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[13478]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-08-23 16:05:18]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-08-23 16:05:32]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>