// <![CDATA[ANALISIS PERUBAHAN KERAPATAN VEGETASI DENGAN CITRA SENTINEL-2A MENGGUNAKAN GOOGLE EARTH ENGINE (Studi kasus:]]> GERAL OKTA PRALINGGA / 23-2015-004 Penulis M.A.Basyid,Ir.,M.T. Dosen Pembimbing 1
Menurut undang undang tentang Ibu Kota Negara (IKN), dalam pasal 1 ayat 20 dijelaskan bawha Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Negara yang selanjutnya disebut sebagai Provinsi Kalimantan yang memiliki fungsi sebagai Ibu Kota Negara. Kecamatan Sepaku merupakan bagian dari Provinsi Kalimantan, Pada Kecamatan Sepaku Pusat Pemerintahan direncanakan dalam kesatuan 3 Sub-BWP pembentuknya yaitu Sub-BWP Pemerintahan Inti, Sub-BWP Pemerintahan-Pendidikan dan Sub-BWP Pemerintahan-Kesehatan. Kebutuhan akan tempat tinggal yang semakin meningkat menjadi penyebab alih fungsi lahan hijau sebagai daerah vegetasi. Alih fungsi lahan akan terus bertumbuh dan berkembang karena akan mengikuti pertumbuhan penduduk. Dengan adanya rencana Ibu Kota Negara penelitian ini bertujuan untuk menghitung dan mengetahui perubahan kerapatan vegetasi di Sub-BWP Pemerintahan Inti Kecamatan sepaku Tahun 2019-2021. Dari hasil perhitungan normalized difference vegetation (NDVI) didapatkannya peta tingkat kerapatan vegetasi, dari peta tingkat kerapatan vegetasi tersebut kelas Vegetasi Sedang dan Vegetasi Rapat mendominasi dengan total luas kawasan yang paling tertinggi 2205,08 Ha pada tahun 2021. Perubahan kerapatan vegetasi mengalami perubahan yang berbeda-beda pada setiap kelasnya. Kelas Non-Vegetasi mengalami kenaikan 0.04% di tahun 2019, Kelas Vegetasi Jarang mengalami penurunan 2,79% di tahun 2020 dan mengalami kenaikan sebesar 2,85% di tahun 2021, Kelas Vegetasi Sedang mengalami kenaikan 21,06% di tahun 2020 dan mengalami penurunan sebesar 14,46% di tahun 2021, dan Kelas Vegetasi rapat mengalami peningkatan dalam kurun waktu 3 tahun sebesar 5.98 %. Kata Kunci: Penajam, NDVI, Vegetasi