// <![CDATA[VISUALISASI KERUSAKAN OBJEK BANGUNAN JEMBATAN AKIBAT GEMPA DI PULAU JAWA MENGGUNAKAN WEBGIS ( Studi Kasus :]]> 0010045801 - Apriliana, Ir., MT. Dosen Pembimbing 1 AJIE AHMADFAUZIE / 232016013 Penulis
Secara geografis, wilayah Indonesia berada di atas ring of fire yang menyebabkan sering terjadinya gempa. Malang merupakan salah satu wilayah yang sering merasakan dampak ketika terjadi gempa bumi. Kegiatan pemeriksaan jembatan adalah kegiatan yang dilakukan untuk memastikan keadaaan jembatan aman dan pemeriksaan dilakukan dengan mengambil data phisik dan kondisi struktur jembatan. Adapun gempa yang mengguncang Pulau Jawa yang terjadi pukul 14:00 WIB pada 11 April 2021 memiliki magnitudo 6,1 dengan episenter terletak di laut pada jarak 90 km arah Selatan Kota Kepanjen, Malang, Jawa Timur.Penelitian ini dilakukan untuk memvisualisasikan sebaran titik-titik gempa dan jembatan yang terdampak gempa di KabKot Malang dan menentukan upaya penanganan yang tepat pada jembatan serta mengurutkannya berdasarkan skala prioritas. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah Graphic Buffer dan skrining teknis melalui Webgis. Data yang digunakan adalah Data Batas Wilayah KabKot Malang, Data Sebaran Titik Gempa, dan Data Sebaran Jembatan Nasional Di Jawa Timur. Berdasarkan hasil analisis Graphic Buffer didapatkan 14 dari 15 Jembatan yang terkena dampak gempa diantaranya terkena dampak gempa sebanyak 4 kali, terdampak 3 kali, tidak terdampak sama sekali. Berdasarkan nilai kondisi dan skrining teknis yang dilakukan, diperlukan pemeliharaan rutin. Adapun hasil analisis prediksi sisa umur didapatkan prediksi sisa umur jembatan adalah 18 tahun dan 32 tahun. Kata Kunci : Kota Malang, Kabupaten Malang, Jembatan Nasional Jawa Timur, Gempa Bumi, Webgis.