// <![CDATA[ANALISIS SPASIAL DAERAH RAWAN LONGSOR DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KOTA SUKABUMI (Studi Kasus :]]> 0010045801 - Apriliana, Ir., MT. Dosen Pembimbing 1 MUHAMAD HADYAN / 23-2017-067 Penulis
Kota Sukabumi secara geografis terletak di bagian selatan Jawa Barat pada koordinat 106 ˚45’50’’-106 ˚45’10’’Bujur Timur, dan 6˚50’44”- 6˚50’29” Lintang Selatan. Kota Sukabumi terletak di kaki Gunung Gede dan Gunung Pangrango,dan memiliki luas wilayah seluas 48,33 km2. Kecamatan Cikole dibagi menjadi 6 kelurahan dengan luas 6,223 km2. Kecamatan Gunung Puyuh dibagi atas 4 kelurahan dengan luas 5,15 km2(BPS Kota Sukabumi,2021). Peristiwa longsor dilaporkan terjadi di Kecamatan Gunung Puyuh, Kelurahan Karang Tengah pada tanggal 9 November pukul 16.30 WIB menimpa penghuni yang diisi tiga jiwa,selain itu longsor tersebut juga masih mengancam lima rumah lainnya yang tak jauh dari lokasi kejadian (Radar Sukabumi,2021). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran daerah rawan longsor pada Kecamatan Cikole dan Kecamatan Gunung Puyuh menggunakan Sistem Informasi Geografis(SIG). Penelitian ini menggunakan metode skoring dan pembobotan yang mengacu pada Puslittanak Bogor Tahun 2004. Parameter penentu sebaran daerah rawan longsor yaitu jenis tanah, kemiringan lereng, curah hujan, jenis batuan, dan penggunaan lahan. Pada Kecamatan Cikole tingkat kerawanan tinggi memiliki luas sebesar 102,1227 Ha. Tingkat kerawanan sangat tinggi memiliki luas sebesar 10,9608 Ha. Sedangkan pada Kecamatan Gunung Puyuh tingkat kerawanan tinggi memiliki luas sebesar 102,5232 Ha. Tingkat kerawanan sangat tinggi memiliki luas sebesar 13.4764 Ha. Kata Kunci : Kota Sukabumi, Kecamatan Cikole, Kecamatan Gunung Puyuh, Sistem Informasi Geografis (SIG), Longsor.