// <![CDATA[PENGOLAHAN LIMBAH CAIR TAHU MENGGUNAKAN VERMIFILTER CACING TANAH LUMBRICUS RUBELLUS]]> Dr.Ir. Etih Hartati, M.T Dosen Pembimbing 1 Anna Edy Persulessy, M.Eng Dosen Pembimbing 2 RIZKI ADITIA / 252014135 Penulis
Industri tahu turut menyumbang pencemaran terhadap badan air, Kota Bandung dengan air limbah yang memiliki konsentrasi COD sebesar 6451,2 mg/L, kekeruhan sebesar 119,076 NTU, dan pH sebesar 3,915, dimana nilai tersebut tidak sesuai dengan baku mutu PerMenLH No 5 tahun 2014 tentang baku mutu air limbah. Berdasarkan permasalahan tersebut perlu dilakukan identifikasi dan analisis terhadap pengolahan air limbah tahu. Penelitian ini menggunakan Vermifilter Lumbricus rubellus. Penelitian ini dilakukan dengan skala laboratorium yaitu membandingkan hasil pengolahan limbah tahu pada reaktor 1 yang terdapat cacing Lumbricus rubellus dan reaktor 2 tanpa cacing (kontrol). Hasil dari penelitian menunjukan bahwa pada penyisihan kandungan COD reaktor 1 menunjukan hasil yang lebih baik dibandingkan pada reaktor 2 pada pengukuran kedua dengan hasil berturut-turut 45% dan 38%, sedangkan pada parameter kekeruhan reaktor 2 lebih baik dibandingkan reaktor 1 dengan hasil berturut-turut 70% dan 82%. Pada parameter pH kedua reaktor sama-sama menghasilkan hasil sesuai dengan baku mutu. Cacing Lumbricus rubellus cukup baik dalam mendegrdasi kandungan organik dalam limbah, namun pergerakan cacing secara epigeic (gerak vertikal dan horizontal) menyebabkan efisiensi kekeruhan tidak sebaik pada reaktor tanpa cacing. Kata kunci : Vermifilter, Lumbricrus rubellus, COD, Kekeruhan, pH