// <![CDATA[ANALISIS TINGKAT KEBISINGAN DI PEMUKIMAN TEPI JALAN AKIBAT LALU LINTAS KENDARAAN BERMOTOR]]> 0409058001 - Mila Dirgawati, ST., MT., Ph.D. Dosen Pembimbing 1 MUHAMMAD FAHRUROZI / 252018073 Penulis
Kebisingan lalu lintas adalah salah satu risiko lingkungan penting bagi kesehatan. Paparan kebisingan memberikan efek jangka panjang dan pendek pada kesehatan tubuh manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur nilai tingkat kebisingan lalu lintas di sekitar Jalan Raya Cilincing, Kelurahan Lagoa, Kecamatan Tanjung Priok, Indonesia. Kebisingan lalu lintas diperoleh di jalan utama (Jalan Raya Cilincing), beserta data volume, komposisi lalu lintas, serta kecepatan kendaraan. Pengukuran dilakukan hari Minggu dan Senin untuk mengetahui kebisingan Weekday dan Weekend selama 12 jam perharinya yang mewakili lokasi trotoar jalan dan di dalam Pemukiman yaitu RW 002 Kelurahan Lagoa, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Parameter penting tingkat kebisingan yang diukur yaitu L1, L50, dan Leq. Model CoRTN digunakan untuk memprediksi kebisingan lalu lintas pada jarak tertentu dari jalan raya dan dilakukan korelasi antara kebisingan yang terukur secara langsung menggunakan Sound Level Meter berbasis android. Kendaraan yang mendominasi adalah sepeda motor yaitu 63,71% dan kendaraan berat menyumbang 17,09%. Tingkat kebisingan Leq yang terukur melebihi batas maksimum untuk pinggir jalan dan kawasan pemukiman yang ditetapkan KepMenLH No. 48 Tahun 1996 (55 dBA). Hasil Penelitian ini diharapkan menjadi rekomendasi untuk mengembangkan kebijakan dan langkah-langkah berbasis pengetahuan untuk mengurangi dampak kebisingan lalu lintas pada pemukiman. Kata kunci: kebisingan lalu lintas, model cortn, tingkat kebisingan