// <![CDATA[DURASI KERJA OPERATOR DATA ENTRY BERDASARKAN HUMAN RELIABILITY AKIBAT LAJU BEBAN KERJA MENTAL]]> 0409066802 - Dr. Caecilia Sri Wahyuningsih, Ir., MT. Dosen Pembimbing 1 ARSYA KHANIA PUTRI / 13-2018-248 Penulis
Pekerjaan data entry merupakan pekerjaan dengan dominasi kerja otak yang monoton dan berulang serta menuntut ketepatan dan ketelitian. Kondisi ini berpotensi menimbulkan stres berkepanjangan dan menyebabkan kelelahan sehingga berdampak pada human reliability. Human reliability menggambarkan besarnya potensi manusia melakukan kesalahan. Penelitian bertujuan mengkaji human reliability petugas data entry melalui performansi kognitif dan beban kerja mental selama bekerja sehingga dapat menjadi acuan dalam menetapkan durasi kerja-istirahat petugas data entry. Penelitian ini mengambil kasus petugas data entry pada kegiatan vaksinasi massal. Beban kerja mental dilihat dari Heart Rate Variability (HRV), sedangkan performansi dilihat dari Simple Reaction Time, dan human reliability berdasarkan pengujian Short Term Memory. Hasil menunjukan penurunan human performance reliability yang signifikan, serta hasil pengujian simple reaction time memiliki kurva yang fluktuatif .Terdapat hubungan beban kerja mental (frequency domain) dengan human reliability untuk parameter LF dan LF/HF,namun tidak terdapat hubungan antara beban kerja mental terhadap reaction time. Berdasarkan Mean Time to Human Error (MTTHE) maka petugas data entry akan melakukan kesalahan dalam rentang waktu 8,141 jam, sehingga bila regulasi pemerintah menetapkan 8 jam bekerja dalam sehari untuk pekerjaan ini masih aman/ dapat diterima. Metode ini dapat digunakan untuk menentukan durasi kerja pada pekerjaan sejenis dengan tuntutan minimasi human error dan maksimasi kecepatan kerja. . Kata kunci: Human Reliability, Mean Time To Human Error, Heart Rate variability, Reaction Time, Human Erro