// <![CDATA[PRIORITAS PERBAIKAN MODE KEGAGALAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) DAN PENDEKATAN FUZZY LOGIC]]> 0428096602 - Ir. Yanti Helianty, MT Dosen Pembimbing 1 HENRI YUNICO ARITONANG / 13-2018-026 Penulis
banyak penggunaan FMEA dalam mengatasi mode kegagalan yang berguna untuk meningkatkan kualitas produk suatu perusahaan. Output dari metode FMEA ini ialah daftar urutan prioritas mode kegagalan dari resiko terbesar sampai terkecil. Namun, dalam pengerjaannya terdapat beberapa kekurangan dari metode ini antara lain pemberian nilai yang masih subjektif, ketika ada mode kegagalan yang memiliki nilai Risk Priority Number (RPN) yangsama maka akan sulit untuk memutuskan prioritas perbaikannya. Selain itu, kekurangan lainnya ialah ketiga parameter, Severity, Occurances, dan Detection memiliki tingkat kepentingan atau bobot masing-masing, padahal seharusnya ketiga parameter ini punya kepentingan yang berbeda-beda. Pada penelitian ini akan digunakan pendekatan FMEA dan fuzzy logic untuk mengatasi hal tersebut sehingga dihasilkan peringkat yang lebih berurut yang dapat membantu pengambil keputusan dalam hal penentuan prioritas perbaikan mode kegagalan. Dengan penggunaan fuzzy logic, penentuan urutan dapat bersifat lebih objektif. Kata Kunci : FMEA, RPN, Severity, Occurances, Detection, Fuzzy Logic