IDENTIFIKASI INDIKASI KEBOHONGAN MELALUI PERGERAKAN PUPIL MATA MENGGUNAKAN GAZE TRACKING
Lie detector adalah sebuah sistem yang dibuat untuk mendeteksi kebohongan dengan mengukur dari perubahan fisiologis yang terjadi pada tubuh manusia yang melibatkan emosi dan kecemasan diri. Mata merupakan objek yang mampu menunjukan isyarat untuk berbohong atau mengelabui. Sistem ini menerapkan metode gaze tracking menggunakan bahasa pemrograman Python untuk melakukan pelacakan tatap mata dan menghasilkan indikasi kebohongan. Terdapat indikasi kebohongan jika dalam 1 sesi wawancara terdapat 60% atau lebih, pergerakan mata menatap kekanan. Dilakukan beberapa pengujian dengan 170 pengambilan data yaitu pengujian mendeteksi pupil mata dengan tingkat akurasi 97,058% untuk skenario tanpa kacamata, 94,704% untuk skenario dengan kacamata. Pengujian jarak didapatkan jarak 30cm merupakan jarak optimal dengan skenario tanpa menggunakan kacamata 98,63% dan skenario dengan kacamata 97,45%. Pengujian menentukan arah pandang mata didapatkan nilai total tertinggi sebesar 98,04%. Pengujian identifikasi indikasi kebohongan didampingi dengan psikolog sebagai bidang ahli dan validator data. Didapatkan 95% akurasi dari 5% responden dan data sudah divalidasi oleh psikolog.
Kata Kunci : Gaze tracking, Pergerakan Pupil, Kebohongan
Detail Information
Citation
APA Style
. (2022).IDENTIFIKASI INDIKASI KEBOHONGAN MELALUI PERGERAKAN PUPIL MATA MENGGUNAKAN GAZE TRACKING ().Teknik Informatika:FTI
Chicago Style
.IDENTIFIKASI INDIKASI KEBOHONGAN MELALUI PERGERAKAN PUPIL MATA MENGGUNAKAN GAZE TRACKING ().Teknik Informatika:FTI,2022.Text
MLA Style
.IDENTIFIKASI INDIKASI KEBOHONGAN MELALUI PERGERAKAN PUPIL MATA MENGGUNAKAN GAZE TRACKING ().Teknik Informatika:FTI,2022.Text
Turabian Style
.IDENTIFIKASI INDIKASI KEBOHONGAN MELALUI PERGERAKAN PUPIL MATA MENGGUNAKAN GAZE TRACKING ().Teknik Informatika:FTI,2022.Text