// <![CDATA[SPACE SHOPPING CENTE DENGAN TEMA BUILDING SCIENCE]]> 0410087102 - Nur Laela Latifah ST, MT Dosen Pembimbing 1 FAJRIAN ABIL FIDA / 21-2017-004 Penulis
Menurut Ferry Kurniawan, CountTy Segment Lead Healthcare and Real Estate Schneider Electric Indonesia sektor bangunan diperkirakan menyumbang 40 persen konsumsi energi dunia. Dan pada tahun 2040 mendatang, total konsumsi energi dunia untuk bangunan akan meningkat sebesar 80%. Jean-Baptiste Hazard (Vice President EcoBuildings at Schneider Electric) menyatakan bahwa sebuah gedtmg hams mengutamakan keamanan dari berbagai potensi bencana, lebih terkoneksi di tengah era Internet of Things (loT), lebih berkelanjutan dengan emisi karbon rendah, dan lebih dapat diandalkan dengan sistem manajemen gedung yang terintegrasi. Selain hal tersebut, dunia juga menghadapi pandemik pada penghujung tahun 2019 yang te1jadi di Wuhan, Cina dan tahun 2020 mulai masuk ke Indonesia sehingga membuat seluruh kegiatan sosial dan ekonomi terkena dampaknya. Semua distribusi dan mobilisasi terhambat pergerakannya, tennasuk masyarakat Kota Baru Parahyangan yang mengalami kesulitan dalam mencapai area komersil dan rekreasi. Hal yang telah disebutkan tadi telah mendasari perancangan sebuah pusat perbelanjaan yang siap untuk beroperasi dengan penggunaan energi yang lebih rendah. Perancangan bangunan mal yang akan diangkat yaitu Perancangan Pusat Perbelanjaan dengan tema building science dalam Penerapan Era New Normal di Kota Baru Parahyangan. Building science yang diterapkan bempa green material dan teknologi modern drive-thru pada supermarket yang berada di pusat perbelanjaan. Kata kunci: Building Science, Drive-Thru, Green Material, Pusat Perbelanjaan