PENGENDALIAN PENGADAAN PERSEDM BAHAN BAKU SHEET DI PT. PRISMA SENTOSA PACKINDO - TANGERANG
Cartoon-box sangat berguna sekali dalam proses pengepakan (packaging) di bidang industri. Diperkirakan bidang ini mempunyai prospek yang sangat cerah, sejalan dengan berkembangnya industri-industri yang bermunculan pada dewasa ini. Dapat dikatan demukian, sebab hampir sebagian besat prosuk-prosuk itu dilempar ke pasaran, baisanya melalui proses pengepakan terlebih dahulu, agar proses pengiriman produk-produk tersebut ke distributor/konsumen menjadi lebih mudah. Sisi baik inllah yang dimanfaatkan oleh PT. Prisma Sentoda Packindo yang bergerak dalam bidang pengepakan dengan menawarkan produk berupa catoon-box. Apalagi bila ditinjau lebih jauh, bahwa selain sebagian besar atau hampir semua perusahaan yang memproduksi suatu produk tidak sekaligus membuat box pengepakannya. Salah satu masalah penting dialam perusahaan yang juga akan semakin kompleks adalah masalah perencanaan dan pengendalian bahan baku sheet. Hal ini anatar lain disebabkan karena perusahaaan belum memiliki metoda pengendalian yang tepat. Analisa perencanaan dan pengandalian persediaan bahan yang dilakukan pada penelitian ini adalah bertujuan untuk membantu perusahaan dengan memberikan usulan tentang perencanaan dan pengendalian persediaan secara optimal. Dalam penelitian ini penulis mengumpulkan data yang diperlukan, seperti : data produksi, data status persediaan dan data biaya persediaan. Setelah itu melakukan pengolahan data produksi dengan beberapa metoda peramalan, dihasilkan metoda terbaik adalah metoda siklis dan metoda rata-rata bergerak tunggal. Setelah itu dilakukan perencanaan produksi agregat, dalam hal ini dipilih perencanaan produksi agregat metoda grafis karena metoda ini sederhaana dan aplikatif denga strategi yang dipilih aadalah tenaga kerja tatap, dimana produksi yang sesuai permintaan kekurangan produksi ditutupi dengan over time. Adapun satuan yang diambil adalah waktu bak. Setelah itu dilakukm proses disagregasi dengan metoda Hax & Meal. Metoda ini dipilih karena: metodanya sederhana, mudah untuk dipahami, filososinya dapat disesuaikan dengan kondisi nyata, tidak terlalu banyak dan rumit. Hasil dari proses disagregasi adalah berupa jadwal Induk. Produksi, yang berisikan informasi mengenai kapan dan berapa jumlah dari masing-masing produk yang harus diproduksi. Setelah itu dilakukan perencanaan kapasitas untuk menentukan tingkat kapasitas yang diperlukan untuk melakukan jadwal produksi. Setelah itu dilakukan perencanaan kapasistas untuk menetukan tingkat kapasitas yang diperlukan untuk perencanaan kapasitas yang tersedia. Dan juga dilakukan pehitungan MRP yaitu pendekatan perencanaan materail aats dasar kebutuhan akan lebih cocok untuk keperluan yang sangat berfluktuasi. Adapun masukan yang diperlukan untuk MRP adalah : Jadwal Induk Produksi, Catatan status persediaan, stuktur produk, dan adapun keluaran MRP adalah : memberikan jadwal pemesanan, penjadwalan ulang, pembatalan pesanan, informasi tentang kedaaan persediaan. Langkah-langkah MRP : Netting, Loting, Offsetting, Exploding. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pada perusahaan ini sebaiknya diterapkan perencanaan dan pengendalian persediaan sheet dengan menggunakan metoda lot for Lot, dimana dengan menggunkan metoda ini ddidapat total ongkos yang terkecil.
Detail Information
Citation
APA Style
. (1998).PENGENDALIAN PENGADAAN PERSEDM BAHAN BAKU SHEET DI PT. PRISMA SENTOSA PACKINDO - TANGERANG ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.PENGENDALIAN PENGADAAN PERSEDM BAHAN BAKU SHEET DI PT. PRISMA SENTOSA PACKINDO - TANGERANG ().Teknik Industri:FTI,1998.Text
MLA Style
.PENGENDALIAN PENGADAAN PERSEDM BAHAN BAKU SHEET DI PT. PRISMA SENTOSA PACKINDO - TANGERANG ().Teknik Industri:FTI,1998.Text
Turabian Style
.PENGENDALIAN PENGADAAN PERSEDM BAHAN BAKU SHEET DI PT. PRISMA SENTOSA PACKINDO - TANGERANG ().Teknik Industri:FTI,1998.Text