// <![CDATA[ANALISIS DISTRIBUSI POTENSIAL LISTRIK, MEDAN LISTRIK DAN FENOMENA CORONA PADA PORCELAIN INSULATOR, SPACER, CONDUCTOR, DAMPER DAN JUMPER PADA SALURAN TRANSMISI 150 kV]]> 0402016903 - Dr. Waluyo, S.T, M.T Dosen Pembimbing 1 ADAM RIZKI DWI YOGA ZAKI BAGARIF/112016054 Penulis
Disaluran transmisi terdapat berbagai komponen penunjang salah satunya conductor sebagai penghantar listrik dan terdapat peralatan lainnya seperti porcelain insulator, spacer, damper, dan jumper. Dalam proses penyaluran tenaga listrik pada saluran transmisi terdapat berbagai gangguan, salah satu gangguan tersebut adalah timbulnya corona karena untuk saluran transmisi udara di atas 100 kV, gejala corona sudah mulai serius. Pada penelitian ini hal yang diamati adalah besarnya medan listrik yang terjadi pada lima konfigurasi pemasangan isolator, type spacer dan conductor yang berpotensi menimbulkan corona. Metode yang digunakan pada penelitian ini berdasarkan hasil dari simulasi menggunakan software COMSOL multiphysics. Hasil simulasi medan listrik cenderung mendekati gejala corona terbesar pada porcelain insulator dimiliki pada konfigurasi single suspension string set to single conductor yang menghasilkan nilai medan listrik sebesar 26,6 kV/cm. sedangkan untuk damper nilai medan listrik terbesar diperoleh oleh konfigurasi single suspension string set to single conductor sebesar 4,3 kV/cm dan untuk jumper nilai terbesarnya dimiliki oleh konfigurasi single tension string set to double conductor sebesar 6,7 kV/cm. Untuk spacer type pertama medan listrik sebesar 0,0034 V/cm sedangkan type kedua sebesar 0,35 V/cm. type kedua ini cenderung menimbulkan corona. Sedangkan conductor ACSR HAWK nilai medan listrik sebesar 0,24 kV/cm, sedangkan ACSR TERN sebesar 0,11 kV/cm. untuk ACSR HAWK cenderung menimbulkan corona. Pemilihan konfigurasi pemasangan porcelain insulator, type conductor dan type spacer mempengaruhi timbulnya medan listrik yang dapat memicu corona, sehingga dalam pemilihannya harus memperhatikan konfigurasi dan type dari komponen penunjang saluran transmisi.