// <![CDATA[PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM PRESENSI DENGAN FITUR RFID DAN CAPTURE CITRA]]> 0413088001 - Niken Syafitri, S.T, M.T, Ph.D. Dosen Pembimbing 1 MAHESA GILANG PRAKASA/112017033 Penulis
Metode presensi mulai berubah dari konvensional menjadi digital. Pada masa pandemi COVID-19, presensi kontak fisik tidak disarankan karena dapat meningkatkan penyebaran virus. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan merealisasikan sistem presensi dengan fitur RFID yang contactless dan capture citra. Hasil penelitian menunjukan tag dapat teridentifikasi hingga jarak 4 cm dari permukaan casing, namun pada jarak 5 cm tag tidak teridentifikasi karena jarak pancar efektif gelombang radio dari sensor berkurang akibat dari ketebalan dan ruang antara sensor dengan casing. Lama proses presensi yang dilakukan oleh sistem rata-rata 5,58 detik dengan waktu paling singkat 4,88 detik dan paling lama 8,44 detik. Sistem mampu melakukan ketepatan presensi sesuai event pada Google Calendar dan formulir dapat menampilkan data yang lengkap serta formula pada Spreadsheet dapat digunakan untuk rekapitulasi hasil presensi. Kesesuaian data tag dengan pesertanya dapat dicek dengan cara membandingkan foto database dan foto realtime. Banding noise pada hasil capture disebabkan oleh aliran listrik yang tidak konstan sehingga mengakibatkan hardware sensor gambar tidak mengolah sinyal dengan baik. Pengurangan penggunaan piksel pada sensor gambar untuk mengurangi resolusi dapat menjadi penyebab motion blur karena sensitivitas dan kinerja sensor berkurang. Level tegangan sumber pada sensor RFID tidak dipengaruhi oleh tapping kartu, namun dapat berubah ketika WiFi menerima/mengirim data dan komponen induktor pada buck converter dapat melepaskan arus yang disimpan ketika dibutuhkan.