// <![CDATA[PENENTUAN GAJI POKOK DENGAN METOD£ SISTEM ANGKA]]> 0428096602 - Ir. Yanti Helianty, MT Dosen Pembimbing 1 Hendang Setyo Rukmi ST.,MT Dosen Pembimbing 2 Messa Taufik/131996102 Penulis
Sistem penggajian yang baik adalah sistem penggajian yang sesuai dengan prinsip 'Equal pay for equal job' dimana sistem penggajian harus adil, kompetitif, cukup serta sesuai dengan kontribusi yang diberikan oleh penjual Jasa (pekerja). Sesuai dengan tujuannya, sistem pemberian gaji harus mampu menank dan mempertahankan tenaga kel)a yang berkualitas serta memotivasi dan mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia dan membantu mengendalikan biaya imbalan tenaga kerja (labor cost). Sistem penggajian dalam perusahaan masih bersifat tertutup dimana besamya upah ditentukan pada waktu negosiasi dan penandatanganan kontrak kerja Gaji yang diterima seseorang pada suatu jabatan tertentu didasarkan kesepakatan perusahaan dengan orang tersebut. Kondisi tersebut tidak bisa dibiarkan karena dapat mempengaruhi efektivitas kerja manusianya Jika karyawan merasa terdapat ketidakse1mbangan dalam pembayaran, mereka berprasangka dibayar di bawah upah standar, maka mereka akan protes dan menjadi resah sehingga mempengaruhi performansi kerja. Agar dapat menyusun sistem perupahan tersebut, maka sebagai dasar penyusunannya diperlukan suatu metoda yang dapat mengukur sejauh mana kontribusi masmg-masingjabatan terhadap perusahaan dibandingkan dengan jabatan-jabatan lainnya sehingga dapat dilihat secara jelas perbedaan karakteristik masing-masing jabatan tersebut. Saat ini PT. RadiO Shinta Buana belum memiliki suatu sistem penilaian jabatan seperti yang diuraikan diatas sehingga program penilaian jabatan mi menjadi masalah yang perlu ditangani. Metode yang digunakan dalam menetukan nilai relat1f Jabatan (NRJ) sebagai dasar sistem pemberian gaji pokok adalah metode sistem angka (point system) dimana pemberian gaji bersifat objektif karena jabatanjabatan dinilai berdasarkan faktor-faktor pekeljaan dan mlai dari setiap jabatan dinyatakan dalam bentuk angka. Dalam melakukan penilaian Jabatan diperlukan komite penilru yang berfungsi untuk memilih dan menyetuJUI faktor peke!Jaan yang akan dmkur, kemudian mendefims1kannya Setelah 1tu komite penilai membuat tingkatan yang tepat untuk setiap faktor pekeljaan tersebut kemudian melakukan analisis jabatan dengan tujuan mengumpulkan mformasi melalui program analisis jabatan sehingga akan diketahUJ uraian Jabatan (job description) dan spesifikasi jabatan (job specification) yang kemudian digunakan dalam penilaian jabatan (job evaluation). Penentuan dan pendefinisian faktor pekerjaan dilakukan dengan menyebarkan 3 (tiga) jenis kuesioner. Kuesioner I dan II disebarkan kepada seJuruh responden yang terdiri atas pegawai tetap perusahaan. HasiJ dari penyebaran kues10ner I dan II perlu diuj1 kebenarannya dengan menggunakan penguJian validitas dan reliabilitas. Pengujian validitas d1lakukan dengan menggunakan persamaan korelasi Pearson 's Product Moment sedangkan penguJ•an reltabilitas dilakukan dengan Tekmk Pengukuran Ulang ( Testretesf). Hasil pengujian yang d1anggap valid dan reliable akan menJadi dasar dalam pembuatan kuesioner Ill yang selanjutnya disebarkan kepada komite penilai. Tujuannya adalah untuk menentukan nilai maksimal dan masing-masing faktor pekeljaan sehingga akan diketahui bobot dari masing-masing faktor pekerjaan pada setiap tingkatan manajemen. Kemudian komite peniru menentukan derajat-derajat faktor pekeljaan dimana faktor-faktor yang telah dinyatakanvalid diuraikan menjadi beberapa deraJat faktor. Hubungan antara bobot faktor pekerjaan dengan derajat faktor pekerjaan akan menghasilkan lembar penilaian untuk masing-masing tingkatan manajemen. Kemudian komite penilai melakukan penilaian pada setiap jabatan berdasarkan uraian jabatan dan spesifikasi jabatan sehingga akan diketahui nilai relatif jabatan (NRJ) untuk setiap jabatan. Apabila nihll relatif jabatan untuk masing-masing jabatan diketahui, langkah selanjutnya adalah mengkonvers1kan NRJ terhadap mlai uang. Hal mi dilakukan dengan memasukkan NRJ kedalam persamaan regresi yang dibuat berdasarkan hasil survai dari perusahaan sejenis yang menjadi pesaing terdekatnya. Berdasarkan NRJ tersebut maka dapat ditentukan besarnya gaj• pokok untuk setiap jabatan pada masing-masing tingkatan manajemen. Setelah Nilai Relatif Jabatan dan Gaji pokok setiap Jabatan diketahUJ, maka langkah selanjutnya adalah melakukan evaluasi untuk mengetahui perlu tidaknya dilakukan penyesuaian-penyesuaian terhadap gaji pokok tersebut. Dari hasil penelitian dapat dihhat besarnya gaj1 di PT. Radio Shinta Buana sudah cukup baik, tetapi masih diperlukan penyesuruan untuk jabatan-jabatan tertentu.