// <![CDATA[PENERAPAN PETA KENDALl X DENGAN UKURAN SAMPEL DAN INTERVAL PENGAMBILAN SAMPEL YANG BERVARIASI (X VSSI) DI PT. JATAYUTEX BANDUNG]]> Ir. Ambar Harsono, M.T. Dosen Pembimbing 1 0410126901 - Lisye Fitria S.T., M.T. Dosen Pembimbing 2 ACHMAD DWIPUTRA.S / 13-1996-055 Penulis
Pengendalian proses statistis untuk data yang bersifat variabel pada umumnya menggunakan peta kendali X Shewhart dan terbukti berfungsi dengan baik dalam mendeteksi pergeseran rata-rata yang besar, namun kurang cepat dalam mendeteksi pergeseran rata-rata yang sedang hingga kecil. Untuk mengatasi kelemahan ini diusulkan penggunaan peta kendali X yang memvariasikan jumlah ukuran sampel (n) dan waktu interval pengambilan sampel (t) atau yang disebut dengan peta kendali X VSSI. Pada peta kendali X VSSI selain menggunakan ukuran sampel dan interval pengambilan sampel yang bervariasi juga ditambahkan batas peringatan (warning limits) BPA dan BPB (BP NB = X± w. a x) yang akan menentukan ukuran sampel dan interval waktu pengambilan sampel berikutnya. Penelitian Tugas Akhir ini dilakukan di PT. JATA YUTEX, perusahaan yang bergerak dibidang tekstil, pada proses pembuatan kain Grey dengan jenis benang T20s. Pengendalian kualitas dilakukan pada bagian proses penganjian (pengujian viskositas dari obat kanji). Viskositas (kekentalan larutan) obat sangat berpengaruh terhadap kekuatan benang ( cepat putus a tau tidak) dan terhadap ketahanan gosok benang pada sisir saat penganyarnan sehingga viskositas sangat mempengaruhi kualitas kain grey yang dihasilkan. Pada penelitian ini, peta kendali X VSSI menggunakan jumlah sampel dan interval waktu pengambilan sampel yang divariasi sebanyak 4 macam (n1 = 3, n2 = 8, t1=8, t2=I2), (n1 = 3, n2 = 10, t1=8, t2=ll), (n1 = 4, n2 = 8, t1=8, t2=ll) dan (n1 = 4, n2 = 10 t1=8, t2=11). Kinerja peta kendali dinyatakan dalam nilai ATS (Average Time To Signal) yang didefinisikan sebagai rata-rata waktu yang terjadi sampai suatu titik jatuh diluar batas kendali yang menunjukkan bahwa keadaan tidak terkendali. Nilai ATS didapat dari hasil perhitungan dengan pendekatan Rantai Markov. Kinerja peta kendali X VSSI dibandingkan -dengan kinerja peta kendali X Shewhart, peta kendali X VSS (peta kendali dengan ukuran sampel yang bervariasi) dan peta kendali X YSI (peta kendali dengan interval waktu pengambilan sampel yang bervariasi). Berdasarkan hasil penelitian peta kendali X VSSI hila dibandingkan dengan peta kendali X Shewhart, peta kendali X YSS, dan peta kendali X VSI, terbukti mempunyai kinerja yang lebih baik dalam mendeteksi adanya pergeseran rata-rata proses yang sedang hingga kecil, tetapi lebih lambat dalam mendeteksi pergeseran rata-rata yang besar ( 8 = 2).