// <![CDATA[PENGARUH SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) TERHADAP TINGKAT KECELAKAAN KERJA SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 PADA PROYEK PEMBANGUNAN FLYOVER KOPO]]> 0420047201 - Rini Ratnayanti, ST., MT Dosen Pembimbing 1 YOGA ADITYA PRIANTAMA / 222017100 Penulis
Risiko kecelakaan kerja pada pembangunan proyek konstruksi tidak dapat dihindari dikarenakan kegiatan konstruksi merupakan pekerjaan yang sangat kompleks dan sulit sehingga diperlukannya kajian apakah pada proyek pembangunan flyover kopo telah menjalankan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) dengan baik, serta mengetahui besaran pengaruh SMK3 terhadap tingkat kecelakaan kerja pada pelaksanaan pekerjaan proyek pembangunan flyover kopo. Berdasarkan hasil identifikasi risiko terdapat 126 variabel potensi bahaya yang dapat terjadi di proyek pembangunan flyover kopo. Metode penelitian yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi linear sederhana dan pengujian uji hipotesis, yaitu uji t dan uji f. Hasil uji regresi menujukkan bahwa nilai signifikansi < 0,05 menunjukan terdapat pengaruh positif yang signifikan antara SMK3 terhadap tingkat kecelakaan kerja. Berdasarkan penelitian ini disimpulkan bahwa SMK3 di proyek flyover kopo telah direncanakan dan diterapkan dengan baik sebesar 78,82% dengan penilaian baik. Berdasarkan uji R square menunjukan variabel bebas (SMK3) memiliki pengaruh terhadap variabel terikat (Tingkat Kecelakaan Kerja) sebesar 70,3%. Kata kunci: SMK3, Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Tingkat Kecelakaan, Analisis Risiko, Proyek Konstruksi