ADOPSI SEPEDA MOTOR LISTRIK DI KOTA BANDUNG
Polusi udara dan emisi gas rumah kaca dari pembakaran bahan bakar fosil melahirkan inovasi terhadap moda transportasi yang ramah lingkungan, seperti kendaraan listrik. Maka dari itu, untuk mewujudkan transportasi yang berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan bahan bakar minyak bumi sepeda motor listrik merupakan alternatif potensial untuk sepeda motor bensin (ICE). Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor – faktor yang mempengaruhi intensi adopsi sepeda motor listrik di Kota Bandung dan menganalisis potensi adopsi sepeda motor listrik di Kota Bandung dengan skenario harga beli sepeda motor listrik. Dalam melakukan penelitian kuesioner yang dibuat menggunakan metode stated preference dan disebar kepada pengguna sepeda motor di Kota Bandung secara online menggunakan googleform, serta dianalisis menggunakan conditional logit model (CL). Hasil penelitian menemukan bahwa estimasi adopsi sepeda motor listrik memiliki potensi yang baik dengan persentase 88% dan Kenaikan biaya beli sepeda motor listrik (EV) akan menurunkan keputusan memilih jenis sepeda listrik (EV) sehingga cenderung berpindah memilih sepeda motor non-EV (ICE). Selain itu, didapat beberapa faktor yang memiliki pengaruh yang signifikan terhadap adopsi sepeda motor listrik yaitu, biaya beli, biaya pajak STNK pertahun dan durasi pengisian baterai.
Kata kunci: Adopsi sepeda motor listrik, stated preference, conditional logit model
Detail Information
Citation
APA Style
. (2022).ADOPSI SEPEDA MOTOR LISTRIK DI KOTA BANDUNG ().Teknik Industri:FTSP
Chicago Style
.ADOPSI SEPEDA MOTOR LISTRIK DI KOTA BANDUNG ().Teknik Industri:FTSP,2022.Text
MLA Style
.ADOPSI SEPEDA MOTOR LISTRIK DI KOTA BANDUNG ().Teknik Industri:FTSP,2022.Text
Turabian Style
.ADOPSI SEPEDA MOTOR LISTRIK DI KOTA BANDUNG ().Teknik Industri:FTSP,2022.Text