// <![CDATA[KAJIAN RETROFIT JEMBATAN RANGKA BAJA TIPE WARREN DENGAN METODE EKSTERNAL PRE-STRESSING (STUDI KASUS JEMBATAN KALILANANG, KOTA BATU)]]> 0423067401 - Bernadinus Herbudiman, ST., M.T. Dosen Pembimbing 1 0418109104 - Badriana Nuranita, S.T., M.T Dosen Pembimbing 2 DIO ARYA ERLANGGA / 222018045 Penulis
Jembatan merupakan bangunan struktur atas yang berfungsi untuk menghubungkan dua bagian jalan yang terputus oleh adanya rintangan. Dengan semakin meningkatnya volume lalu lintas menyebabkan semakin meningkat pula beban yang diterima jembatan, serta banyak jembatan yang semakin mendekati umur layan. Dengan kata lain, banyak jembatan di indonesia yang sudah berada dalam kondisi tidak layak. Kondisi ini mengakibatkan diperlukannya pemeliharaan secara berkala, oleh karena itu perkuatan jembatan dengan metode prategang eksternal menjadi salah satu opsi. Dimana dari hasil analisis menggunakan bantuan software, pada jembatan eksisting dengan mengacu pada SNI 1725:2016 didapatkan lendutan terhadap beban mati, beban hidup dan beban lalu lintas sebesar 13,724 cm dengan lendutan ijin maksimum sebesar 5 cm, dan terdapat beberapa frame yang memiliki nilai rasio tegangan > 1, sehingga jembatan memang membutuhkan perbaikan. Dengan dilakukan pemodelan prategang eksternal pada software menggunakan tendon tunggal yang terdiri dari 7 buah strand berdiameter 15.25 mm dengan diberi gaya tarik sebesar 350 KN lendutan yang dihasilkan sebesar 3,68 cm serta seluruh frame memiliki nilai rasio tegangan < 1, sehingga perbaikan dengan menggunakan prategang eksternal efektif dapat mengembalikan lendutan dan kapasitas penampang jembatan sesuai ketentuan. Kata kunci: Jembatan, perkuatan, prategang eksternal, lendutan, kapasitas penampang.