// <![CDATA[PERANCANGAN STRUKTUR ORGANISASI BERDASARKANPENDEKATANTEKNOLOGI PADA BAGIAN PRODUKSI PT. AGRONESIA DIVISI INKABA]]> Hendang Setyo Rukmi, ST., MT. Dosen Pembimbing 2 RINALDI ASBARINSYAH / 13- 1996- 140 Penulis Ir. Yanti Heliyanti Dosen Pembimbing 1
Persaingan usaha dan kebijakan internal maupun ekstrenal merupakan segmen lingkungan yang sangat berpengaruh terhadap organisasi perusahaan. Perubahan-perubahan yang tetjadi pada Jingkungan organisasi tersebut memmtut perusahaan agar dapat selalu beradaptasi dengan lingkungannya Peningkatan performansi merupakan usaha yang dapat dilakukan perusahaan agar dapat mengikuti perubahan dan perkembangan pada lingkungannya. Peningkatan performansi dapat dilakukan dengan menerapkan struktur organisasi yang sesuai dengan kondisi perusahaan. Struktur organisasi menggarnbarkan bentuk organisasi secara keseluruhan dan merupakan suatu sistem formal dari tugas dan tanggung jawab yang mengendalikan bagaimana orang mengkoordinasikan kegiatannya dan menggunakan sumber daya untuk mencapai tujuan organisasi. Permasalahan yang timbuJ adalah belum adanya acuan yang baku dalarn melakukan perancangan struktur organisasi. Hal ini berubah dengan adanya penelitian Joan Woodward yang menemukan adanya hubungan antara struktur organisasi dengan teknologi yang digunakan oleh perusahaan. Struktur organisasi pada perusahaan Inkaba selama ini dibentuk berdasarkan pengalaman dan belum mempertimbangkan teknologi yang digunakan oleh perusahaan. Dalam penelitian ini dilakukan perancangan struktur organisasi yang sesuai dengan teknologi yang digunakan oleh perusahaan. Penelitian dibatasi pada bagian produksi perusahaan dikarenakan pada bagian produksi terdapat keterkaitan yang erat dengan teknologi, yang dapat dilihat pada penggunaan mesin-mesin dalam. proses produksi. Langkah awal yang dilakukan pada penelitian adalah dengan terlebih dahulu melihat kepada tujuan organisasi perusahaan, struktur organisasi yang saat ini digunakan serta produk-produk yang dihasilkan oleh perusahaan. Struktur organisasi dirancang dengan melakukan pembuatan From To Chart untuk mengetalmi jenis ketergantungan teknologi yang berpeugaruh terhadap struktur organisasi, pembuatan Activity Relationship Chart uutuk meudapatkan derajat ketergantungan serta selanjutuya mengelompokkan proses berdasarkan derajat ketergantuugan dan fungsi-fungsi dari proses. Perancangan dilanjutkan dengan melakukan identifikasi fungsi utam.a dari organisasi dan kemudian melakukan proses departementalisasi dengan melihat kepada kelompokkelompok proses. Perancangan struktur organisasi usuJan menghasilkan struktur organisasi yang terbagi atas dua fungsi utam.a (fungsi produksi) yaitu sub seksi compound dan sub seksi barang jadi, serta dua fungsi pendukung produksi yaitu sub seksi Production Planning and Inventory Control dan sub seksi Teknik. Pada sub seksi compound terbagi atas beberapa supervisi antara lain supervisi penimbangan, penggilingan dan pengujia.n. Sub seksi barang jadi terbagi atas supervisi pra pemanasan, bengkel, pembentukan dan finishing. Hasil rancangan struktur organisasi merupakan bentuk struktur organisasi fungsional. Struktur organisasi usulan menghasilkan penerapan komunikasi dan koordinasi yang lebih baik antar unit-unit organisasi dengan demikian aliran produksi dapat menjadi lebih lancar.