// <![CDATA[PERANCANGAN PERALATAN KERJA DAN TATA LETAK DI RUANG QUALITY CONTROL PT. ABADI NUSA USAHA SEMESTA]]> 0428096602 - Ir. Yanti Helianty, MT Dosen Pembimbing 1 0430117501 - R. Cahyadi Nugraha S.T., M.T. Dosen Pembimbing 2 Mohamad Ridwan/13-1997-048 Penulis
Dalam ergonomi dibutuhkan studi tentang sistem di ana manusia, fasilitas/peralatan kerja dan lingkungannya saling berinteraksi dengan tujuan utama yaitu menyesuaikan suasana kerja dengan manusianya. Dengan pendekatan ergonomi ini, diharapkan diperoleh suatu rancangan sistem kerja sehingga manusia akan mampu bekerja secara efektif. nyaman. aman. sehat, dan efisien. Sistem kerja yang dimaksudkan disini adalah sistem kerja yang melibatkan empat komponen pembentuknya. yaitu manusia atau pekerja, bahan, mesin atau peralatan, dan lingkungan kerja. Jika salah satu komponen dari sistem kerja tidak sesuai dengan komponen lainnya, dapat menyebabkan pekerja tidak akan mampu melaksanakan aktivitasnya dengan baik. Kondisi di ruang Quality control saat ini kurang memadai sehingga dalam penelitian ini diusulkan rancangan peralatan kerja dan tata letak peralatan kerja di ruang Qualitv Control tersebut Peralatan kerja yang dirancang berupa meja kerja untuk pekerja bagian pemeriksaan kualitas komponen Bulb beserta penempatan peralatan kerja yang digunakan dalam aktivitas pemeriksaan kualitas komponen tersebut. Peralatan kerja yang digunakan dalam aktivitas pemeriksaan kualitas komponen Bulb diternpatkan di atas maupun di sekitar meja kerja hasil rancangan. Berikut ini adalah dimensi meja kerja yang telah dirancang : - Panjang meja kerja : 145 cm - Lebar meja kerja : 56 cm - Tinggi permukaan atas meja kerja: 71 cm - Tinggi permukaan bawah meja kerja: 66 cm Rancangan penempatan peralatan kerja ini dipjlih berdasarkan peta tangan kiri dan tangan kanan untuk tiap alternatif rancangan. Dari peta tangan kiri dan tangan kanan tiap altematif rancangan terlihat bahwa rancangan penempatan peralatan kerja altematif kedua adalah rancangan terbaik dengan waktu untuk tiap satu siklus pemeriksaan terkecil yaitu 10,6315 detik. Usulan rancangan tata letak peralatan kerja di ruang Quality Control dibandingkan dengan rancangan tata letak peralatan kerja awal. .Perbandingan tersebut hanya rnelihat apakah tata letak usulan ini memiliki jarak yang lebih pendek dibandingkau dengan tata letak awal. Penenluan jarak yang ditempuh dilakukan berdasarkan jarak yang diperoleh dari peta aliran proses waktu tata letak awal dan tata letak usulan. Dari peta aliran proses terlihal bahwa rancangan tata letak peralatan kerja usulan memiliki jarak tempuh total yang lebih pendek dibanding rancangan tata letak peralatan kerja awal. Hal ini membuktikan bahwa rancangan tata letak usulan lebib baik daripada rancangan tata letak awal.