USULAN PERBAIKAN STASIUN KERJA PEMBUATAN SEPATU DENGAN MENGGUNAKAN PET A-PET A KERJA DAN PRINSIPPRINSIP ERGONOMI ( (Studi Kasus di Kam Russel Bagian Produksi))
Suatu proses kerja yang optimal perlu memperbatikan faktor-faktor pendukung sistem kerja yang dapat menghasilkan efisiensi kerja yang maksimum. Faktor-faktor tersebut adalah peraneangan sistem kerja yang efektif, nyaman, aman, sehat dan efisien, pengaturan tata letak dan pembebanan kera yang seimbang, pelaku sistem kerja yang terampil, lingkungan fisik serta ketersediaan dana yang memadai. Bagian produksi industri sepatu Kern Russel belum memenuhi kriteria-kriteria di atas sehingga dalam penelitian ini dibuat usulan untuk memperbaiki metoda kerja pembuatan sepatu, menyusun peralatan kera dan memperbaiki tata letak fasilitas sehingga waktu pengeryaan sepatu menjadi lebih pendek; merancang peralatan kera berupa kursi di bagian perak:itan sepatu agar menghasilkan kursi yang ergonomis; memperbaiki lingkungan kera agar sesuai dengan kondisi yang dianjurkan pemerintah. Penelitian dilakukan di bagian produksi industri sepatu Kern Russel dan diperoleh data-data pada setiap proses pembuatan sepatu berupa waktu penyelesaian pekerjaan, jarak perpindahan. ukuran-ukuran tingkat pencahayaan, kebisingan, temperatur serta pengamatan sirkulasi udara. Alat bantu yang digunakan dalam pengolahan data penelitian adalah Peta Proses Operasi, Peta Tangan Kiri Tangan Kanan, Peta Aliran Proses. Perhitungan Antropometri dan Perhitungan Lingkungan Fisik. Usulan perbaikan tata letak fasilitas menghasilkan waktu baku 2168,26 detik yang lebih pendek dari waktu baku semula sebesar 2411 ,35 detik. Usulan ukuran raneangan kursi di bagian perakitan sepatu adalah tinggi maksimum 48,463 cm, tinggi minimum 33,722 cm, Iebar alas duduk adalah 31 ,481 em dan panjang alas duduk 38,661 em. Usulan perbaikan peneahayaan di lingkungan kera adalah menambah 2 buah lampu neon dengan masing-masing berkekuatan 25 watt diletakkan pada bagian yang kurang mendapatkan pencahayaan yaitu bagian stik dan bagian seset. Usulan perbaikan temperatur lingkungan kerja adalah menarnbah satu kipas angin yang diletakkan diantara bagian perakitan sepatu dan bagian sol sehingga temperatur yang ada di dua bagian tersebut tidak akan terlalu panas. Tingkat kebisingan masib berada di bawah Nilai Ambang Batas. Sirkulasi udara cukup baik karena ruangan tidak begitu luas dan memiliki 4 buah kaca ventilasi di sepanjang dinding bangunan serta pintu yang selalu terbuka.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2022).USULAN PERBAIKAN STASIUN KERJA PEMBUATAN SEPATU DENGAN MENGGUNAKAN PET A-PET A KERJA DAN PRINSIPPRINSIP ERGONOMI ( (Studi Kasus di Kam Russel Bagian Produksi)) ().Teknik Sipil:FAD
Chicago Style
.USULAN PERBAIKAN STASIUN KERJA PEMBUATAN SEPATU DENGAN MENGGUNAKAN PET A-PET A KERJA DAN PRINSIPPRINSIP ERGONOMI ( (Studi Kasus di Kam Russel Bagian Produksi)) ().Teknik Sipil:FAD,2022.Text
MLA Style
.USULAN PERBAIKAN STASIUN KERJA PEMBUATAN SEPATU DENGAN MENGGUNAKAN PET A-PET A KERJA DAN PRINSIPPRINSIP ERGONOMI ( (Studi Kasus di Kam Russel Bagian Produksi)) ().Teknik Sipil:FAD,2022.Text
Turabian Style
.USULAN PERBAIKAN STASIUN KERJA PEMBUATAN SEPATU DENGAN MENGGUNAKAN PET A-PET A KERJA DAN PRINSIPPRINSIP ERGONOMI ( (Studi Kasus di Kam Russel Bagian Produksi)) ().Teknik Sipil:FAD,2022.Text