// <![CDATA[ANALISIS KOEFISIEN KONVEKSI ALIRAN REFRIGERAN DUA FASA PADA PIPA POLOS DAN PIP A BERISI PITA TERPlLIN]]> YEFI MIEFTAH / 12-1994-107 Penulis H. Dr. Ir. Ari Darmawan Pasek Dosen Pembimbing 1 Yuli Setyo Indartono, S.T., M.T Dosen Pembimbing 2
Keuntungan simulasi komputer, khususnya dengan menggunakan software CFD (FLUENT/UNS 4.1) ialah kemampuannya untuk memprediksi kondisi fluida dalam suatu sistem yang mendapat batasan kondisi yang kita berikan (input data) terhadap geometri komponen atau alat. Suatu sistem termal selalu terlibat dengan perpindahan panas. Salah satunya adalah perpindahan panas secara konveksi. Ada beberapa elemen sebagai parameter untuk peningkatan laju perpindahan panasnya, diantaranya luas penampang yang dilalui fluida, beda temperatur dan koefisien konveksi. Dalam laporan tugas akhir ini akan dijelaskan hasil simulasi perbandingan koefisien konveksi aliran dua fasa (propane-R22-fso butane) pada pipa polos dengan twisted tape dengan metoda species transport  menggunakan software FLUENT UNS 4.1 Simulasi ini menggunakan variasi tekanan terukur (Pgauge) pada sisi masuknya dan Pgauge sisi keluar yang konstan, temperatur dinding 350 K (konstan), temperatur fuida 300 K serta variasi kualitas uap (x) dari 0, L sampai dengan 0.5. Dengan variasi tekanan pada sisi masuk dan variasi kualitas uap diharapkan data mengenai koefisien konveksi lebih beragam dengan demikian perbandingan koefisien konveksi antara pipa tanpa twisted tape dengan twisted tape lebih akurat. Hasil simulasi setelah dibandingkan dengan pipa yang menggunakan pita terpilin (twisted tape). Dengan menggunakan pipa terpilin diperoleh peningkatan koefisien konveksi yang bisa mencapai 122,29 %.