MERANCANG TITLE SEQUENCE FILM KALA
Dunia perfilman Indonesia saat ini sudah mengalami perkembangan yang sangat signifikan,baik secara kuantitas maupun kualitas. Namun perkembangan secara kualitas masih kurang jika dibandingkan dengan kuantitas. Elemen-elemen dalam film ada yang belum tergarap secara maksimal contohnya title sequence. Title sequence sebenarnya memiliki fungsi utama sebagai media informasi mengenai orang-orang yang terlibat dalam pembuatan film tersebut. Tapi dengan perkembangan yang ada fungsinya pun ditambahkan seperti untuk memberikan mood pada penonton sebelum filmnya dimulai, perkembangan dari inti cerita film, atau menyampaikan suatu informasi mengenai film tersebut. Metode analisa yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada menggunakan metode SWOT dan 5W1H. Dengan menggunakan kedua metode tersebut masalah yang ada dapat lebih mudah dipelajari dan diselesaikan. Proses perancangan title sequence ini pun melalui beberapa proses yang cukup rumit. Pertama-tama adalah menentukan problem statement yang akan diangkat dalam perancangan title sequence tersebut, berikutnya adalah menentukan solusi yang tepat untuk problem statement yang telah ditentukan. Selanjutnya adalah membuat konsep desain title sequence lalu dilanjutkan dengan merancang distribusi media karena film Kala ini sudah pernah dirilis tahun 2007 maka dari itu dibutuhkan media yang dirancang sedemikian rupa agar penyeberan medianya efektif. Lalu dilanjutkan dengan menentukan target audience yang lebih spesifik setelah itu baru dilanjutkan dengan membuat serangkaian konsep kreatif mengenai title sequence yang akan dibuat.
Dalam film Kala ada bagian cerita yang tidak divisualisasikan sedangkan bagian tersebut merupakan bagian yang penting karena merupakan titik awal dari seluruh rangkaian cerita yang ada di film tersebut. Bagian ini pun diceritakan hanya melalui dialog pada saat hampir menuju klimaks cerita, karena itu cerita yang tidak divisualisasikan ini akan dijadikan isi dari title sequence. Untuk konsep visual yang digunakan dalam rancangan ini adalah noir illustration dan motion graphic, pemilihan konsep visual ini agar sesuai dan mengikuti konsep visual yang digunakan dalam film sehingga tidak membuat title sequence ini terlihat menjadi media yang terpisah dari filmnya. Pemilihan konsep visual ini juga agar dapat memberikan kesan
dramatis pada setiap adegan dalam title sequence. Sedangkan untuk pemilihan tipografi yang digunakan dalam title sequence dipilih jenis font yang sesuai dengan karakter film
dan title sequence, pemilihan jenis font ini pun agar tetap sesuai dengan pemilihan font yang digunakan dalam film. Dengan jenis huruf yang tebal diharapkan memberikan
tingkat emosi yang dalam karena diharapkan target audience akan tetap mengingat title sequence pada saat menonton filmnya. Pada title sequence ini tipografi hanya akan
berfungsi sebagai media informasi saja namun tetap mendukung mood yang ingin dicapai dalam title sequence tersebut. Sedangkan pemilihan warna yang digunakan untuk tipografinya adalah merah untuk memberikan kontras yang jauh dengan ilustrasinya agar informasinya dapat dengan cepat dilihat oleh audience.
Title sequence yang dibuat berdurasi kurang dari dua menit, durasi ini dibuat sesuai dengan konsep yang telah dirancang sebelumnya serta untuk menghindari berkurangnya intese mood yang telah dibangun dari adegan pertama di film. Selain itu title sequence ini memang dirancang untuk diingat penonton karena akan menjadi petunjuk misteri yang ada di bagian akhir
film. Berikutnya adalah perancangan packaging box set yang akan digunakan sebagai collectible package. Packagingnya dirancang sesuai dengan konsep kreatif yang sudah dibuat sebelumnya.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2011).MERANCANG TITLE SEQUENCE FILM KALA ().Desain Komunikasi Visual:FAD
Chicago Style
.MERANCANG TITLE SEQUENCE FILM KALA ().Desain Komunikasi Visual:FAD,2011.Text
MLA Style
.MERANCANG TITLE SEQUENCE FILM KALA ().Desain Komunikasi Visual:FAD,2011.Text
Turabian Style
.MERANCANG TITLE SEQUENCE FILM KALA ().Desain Komunikasi Visual:FAD,2011.Text