// <![CDATA[PENGUJIAN SISTEM PENDINGIN AIR UNTUK PROCESSOR AMD ( Socket 462 )]]> Dr. Agus Hermanto, Ir., M.T. Dosen Pembimbing 1 Ardi Cahyadi Syarif / 1297049 Penulis
Komputer merupakan alat yang digunakan untuk melakukan berbagai macam perhitungan matematis. Komponen utama pada komputer adalah processor. Prosesor menentukan kecepatan perhitungan sebuah komputer sehingga processor merupakan komponen yang sangat vital. Prosesor bekerja berdasarkan tegangan dan arus inputnya. Kecepatan prosesor yang semakin cepat menyebabkan semakin besar pula kebutuhan akan tegangan dan arus inputnya .Akibatnya processor menghasilkan panas yang lebih besar kian harinya. Sementara itu, temperatur processor harus dijaga agar tidak melampaui batas maksimal panas agar tidak mengalami penurunan kinerja yang bila dilanjutkan akan diakhiri dengan kerusakan. Prosesor memiliki temperatur ideal yang harus mampu dijaga agar kemampuan dari prosesor tersebut tidak turun. Sistem pendingin yang baik memerlukan pengembangan untuk lebih baik dalam menjaga temperatur ideal processor. Penggunaan sirip dan kipas kecepatan tinggi pun sudah digunakan oleh produsen processor. Tetapi sirip dan kipas tersebut belum mampu menjaga prosesor pada temperatur idealnya. Sistem pendingin yang lebih baik merupakan solusi dalam masalah tersebut. Sistem pendingin air yang telah dirancang sedemikian rupa. diharapkan mampu menjaga prosesor pada temperatur idealnya. Peningkatan kemampuan system pendingin yang baik adalah sebuah sistem pendingin yang mampu mendinginkan sebuah sistem kerja yang merupakan sumber panas sehingga dapat meningkatkan kinerja komponen sistem kerja dan pada akhirnya terjadi peningkatan kinerja secara keseluruhan. Sistem pendingin ini juga harus mampu mengikuti perkembangan zaman seiringan dengan perkembangan komputer pada setiap masanya. Perkembangan sistem pendingin merupakan revolusi tersendiri dalam bidang konversi energi pada umumnya.