PERANCANGAN, PEMBUATAN, DAN PENGUJlAN DISTILATOR TENAGA SURYA TIPE ATAP YANG DlRANGKAI DENGAN SOLAR COLLECTOR PELAT DATAR
Pengembangan metodc distilasi smya sederhana dengan cara penggabungan bak distilator atap kaca dengan wlar collector pelat datar diJaporkan pada penelitian sebelumnya yang telah dilakukan di wilayah gersang Adrar, Algeria yaitu dapat meningkatkan lnju produksi hingga 200 % dibanding bak distilator yang dioperasikan nmggal. Dengan kata lain, solar collector mernpunyai kontribusi hingga I 00 %. Pada penelitian ini dilakukan perancangan, pembuatan, serta pengujian pada sistem distilator serupa untuk mendapatkan pengaruh konfigurasi
( digambarkan melalui rasio luas absorber bak terhadap luas absorber solur collector ) dan karakteristik operasinya ( digambarkan melalui beberapa parameter. antara lain : intensitas radiasi swya. ketinggian air !aut dalam bak. temperatur air !aut. dll ). AnaJisis termal terhadap basil pengujian juga dilakukan untuk mengetahui besaran - besaran perpindahan panas yang terjadi antara air laut dan udara lingkungan, serta evaluasi terhadap hasil perbandingan terhadap kedua referensi. Dengan luas total kolektor yang sama, yakni 1, 97 m 2, dua konfigurasj yang diujikan adalah 7 / 12 dan 9 I 10, berturut- turut adalah ST - I dan ST - 2. Pengujian dilakukan pada semua kondisi langit selama lima pekan berturut – turut di Laboratorium Rckayasa Termal Departemen Teknik Mesin ITB, dengan intensitas radiasi surya kisaran 12.22 hingga 22.95 MJ I m 2/ d. Pengujian dilakukan pada empat ketinggian air laut dalam bak, yakni 10, 20. 25, dan 30 mm. Hasil pengujian menunjukan bahwa solar collector memiliki kontribusi hingga 60 ° o Lerhadap proc!uksi total sistem rangkaian, dengan produksi terbesur didapatkan p:.1da ST - 2 yakni 2,63 liters I d I m 2 luas total kolektor, koe1isicn
perpindahan panas keseluruhan distilasi mencapai 10.87 WI m 1 I K ( ST- I ) dan 10,78 \V m: ; K ( ST - 1 ), sedangkan efisiensi harian aktual mencapai 28.89 % ( ST- I ) dan 29.33 % ( ST- 2 ). Hasil pengujian juga menunjukkan balma. perbedaan konfigurasi ST - 1 ( 7 I 12 ) mcnjadi konfigurasi ST- 2 ( 9 I 10 ) menunjul--h.an kccenderungan yang positif, yang mana laju produksi distilat harian ST- 2 lebih besar hingga 169% di bandingkan ST- I. Namung demikian, laju produksi per satuan luas kolektor sistem rangkaian masih lebih rendah, yaitu 64 % ( ST - 1 ) dan 72 % ( ST - 2 ) dibanding bak distilator yang dioperasikan tunggal.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2005).PERANCANGAN, PEMBUATAN, DAN PENGUJlAN DISTILATOR TENAGA SURYA TIPE ATAP YANG DlRANGKAI DENGAN SOLAR COLLECTOR PELAT DATAR ().Teknik Mesin:FTI
Chicago Style
.PERANCANGAN, PEMBUATAN, DAN PENGUJlAN DISTILATOR TENAGA SURYA TIPE ATAP YANG DlRANGKAI DENGAN SOLAR COLLECTOR PELAT DATAR ().Teknik Mesin:FTI,2005.Text
MLA Style
.PERANCANGAN, PEMBUATAN, DAN PENGUJlAN DISTILATOR TENAGA SURYA TIPE ATAP YANG DlRANGKAI DENGAN SOLAR COLLECTOR PELAT DATAR ().Teknik Mesin:FTI,2005.Text
Turabian Style
.PERANCANGAN, PEMBUATAN, DAN PENGUJlAN DISTILATOR TENAGA SURYA TIPE ATAP YANG DlRANGKAI DENGAN SOLAR COLLECTOR PELAT DATAR ().Teknik Mesin:FTI,2005.Text