// <![CDATA[ANALISIS ELEMEN EKUITAS MEREK DALAM MENGIDENTIFIKASI KEKUAT AN DAN KELEMAHAN MEREK SAMPO CLEAR]]> ERIKA JULIA, S.T Dosen Pembimbing 2 Dra. Indryanti Sunaryo, MSc Dosen Pembimbing 1 Erinka Gunari H./13-1998-140 Penulis
Salah satu produk PT Unilever Indonesia Tbk. yang sedangmenghadapi persaingan yang sangat ketat adalah sampo Clear. Hal ini dapat dilihat dengan munculnya merek-merek sampo baru yang memiliki segmen pasar yang sama dengan sampo Clear, yaitu segmen remaja. Dalam menghadapi hal tersebut salah satu tindakan yang dapat dilakukan oleb PT Unilever indonesia Tbk. adalah dengan mengelola salah satu elemen pemasaran yaitu merek. Untuk memenangkan persaingan, kualitas produk bukan lagi menjadi komoditas yang bisa dibanggakan karena setiap pelaku bisnis bisa membuat produk yang berkualitas tinggi. Kualitas sudah merupakan standar yang dengan mudah dan cepat dapat dimiliki oleh siapa saja. Menurut Kotler ( 1997), salah satu atribut yang sulit ditiru adalah merek yang kuat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis elemen ekuitas merek sehingga dapat diidentifikasi kekuatan dan kelemahan merek sampo Clear. Penelitian ini dilakukan terhadap seluruh mahasiswa-mahasiswi perguruan tinggi di Bandung yang pernah menggunakan sampo merek Clear dan bertempat tinggal di wilayah Bandung dengan usia 18-24tahun. Untuk mencapai tujuan penelitian ini. disusun suatu metodologi penelitian yang dimulai dengan melakukan tahap identifikasi dan perumusan masalah. Berdasarkan tahap ini,penulis mencobamengidentifikasi variable-variabel yang terlibat. Selanjutnya ditetapkan alat dan teknik pengumpulan data, yaitu dengan menyebarkan kuesionerkepada responden, kuesioner penelitian terbagi menjadi empat bagian yaitu bagian pertama data umum responden dan brand awareness, bagian kedua brand association, bagian ketiga perceived quality, bagian keempat brand loyalty. Kuesioner kemudian diuji validitas dan reliabilitasnya sebelum dilakukan Pengolahan data lebih lanjut Pengolahan data kuesioner bagian pertama diperoleh hasil top of mind, brand recall, brand recognition dan brand unaware. Pengolahan data kuesioner bagian kedua dilakukan dengan menggunakan uji Cochran sehingga diperoleh 2 asosiasi yaitu sampo Clear merupakan sampo anti ketombe dan model iklannya menarik. Pengolahan data bagian ketiga dilakukan dengan menggunakan diagram performance-importance yang dilanjutkan dengan analisis faktor dengan tujuan untuk mereduksi faktor. Pengolahandata kuesionerbagian keempat memperoleh hasil jumlah switcher, habitual buyer, satisfied buyer, dan liking the brand. Dari hasil pengolahan data di atas, kemudian dilakukan analisis terhadap masing-masing elemen ekuitas merek sehingga pada tahap kesimpulan dapat diidentifikasi kekuatan dan kelemahan merek sampo Clear.