METODE PERANCANGAN TATA LETAK FASILITAS BERBASIS ALGORITMA SIMULATED ANNEALING UNTUK AREA ALOCATION DIAGRAM
Masalah utama dalam tata letak adalah menempatkan fasilitas ke dalam lokasi yang tersedia sehingga dapat meminimumkan ongkos material handling. Pada saat ini cukup banyak terdapat metode untuk menyelesaikan tata letak fasilitas, tetapi secara mendasar metode untuk menyelesaikan tata letak ini dapat dikelompokan menjadi dua, yaitu metode optimal dan metode heuristik.
Beberapa metode heuristik yang digunakan untuk perancangan tata letak fasilitas adalah CRAFT (Computerized Relative Allocation of Facilities Technique), SA-CRAFT (unequal area layout problem) yang dikembangkan Mulyono (1997) dan Jenny (1997) dan SA-CRAFT (equal area layout problem) yang dikembangkan Christanti (2001). Metode tersebut memiliki beberapa keterbatasan yaitu CRAFT tidak bisa melepaskan diri dari solusi optimal local, SA-CRAFT (Mulyono 1997, Jenny 1997) hanya mempertukarkan departemen yang memiliki luas sama dan atau berbatasan, sedangkan SA-CRAFT (Christanti 2001) memiliki basil keluaran berupa ARD (Activity Relationship Diagram).
Pada penelitian ini dikembangkan model SA yang mampu melakukan pertukaran untuk semua departemen dan menghasilkan rancangan tata letak berupa AAD (Area Alocqtion Diagram) atau gambar dua dimensi beraturan dalam ukuran sebenarnya. Model SA yang dikembangkan diimplementasikan dalam program atau perangkat lunak yang memberikan kemudahan bagi pengguna (user friendly), kemudahan program yang dikembangkan terletak pada prosedur input data, prosedur proses dan pada implementasi hasil akhir.
Pengujian model yang dikembangkan dilakukan pada data Rainyana (2002) dan data yang diperoleh dari P.T. Karya Putra Sangkuriang. Dari hasil keluaran program, maka dapat dibuat layout rinci (template), pada tabel berikut disajikan hasil perbandingan total OMH untuk data Rainyana (2002):
Dari tabel di atas diketahui bahwa dengan metode CRAFT menghasilkan tata letak baru yang memberikan pengurangan total OMH sebesar 12.65% dari total OMH tata letak awal. Metode SA-CRAFT (equal area layout problem) memberikan pengurangan total OMH sebesar 28.50%, sedangkan untuk Model SA yang dikembangkan memberikan pengurangan sebesar 28.74%. Untuk permasalahan tata letak data Rainyana (2002), model SA memberikan hasil lebih baik dibanding CRAFT dan SA-CRAFf (equal area layout problem).
Detail Information
Citation
APA Style
. (2003).METODE PERANCANGAN TATA LETAK FASILITAS BERBASIS ALGORITMA SIMULATED ANNEALING UNTUK AREA ALOCATION DIAGRAM ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.METODE PERANCANGAN TATA LETAK FASILITAS BERBASIS ALGORITMA SIMULATED ANNEALING UNTUK AREA ALOCATION DIAGRAM ().Teknik Industri:FTI,2003.Text
MLA Style
.METODE PERANCANGAN TATA LETAK FASILITAS BERBASIS ALGORITMA SIMULATED ANNEALING UNTUK AREA ALOCATION DIAGRAM ().Teknik Industri:FTI,2003.Text
Turabian Style
.METODE PERANCANGAN TATA LETAK FASILITAS BERBASIS ALGORITMA SIMULATED ANNEALING UNTUK AREA ALOCATION DIAGRAM ().Teknik Industri:FTI,2003.Text