// <![CDATA[PENENTUAN WAKTU PENYELESAIAN PRODUK PADAPROSESPRODUKSISHOCKABSORBERDENGAN MENGGUNAKAN METODE GERT (Studi Kasus di PT KARYABUDY EKATAMA)]]> Ir. Lisye Fitria, M.T. Dosen Pembimbing 2 Drs. Hari Adianto, MT. Dosen Pembimbing 1 DADANG SURYADI / 13-1997-136 Penulis
Perkembangan industri manufaktur yang berbahan baku karet pada saat ini semakin terus berkembang pesat sesuai dengan berjalannya waktu. Banyak perusahaan-perusahaan yang bergerak dibidang ini akan selalu berusaha untuk menghasilkan produk yang berkualitas dan selalu tepat waktu dalam penyelesaiannya. Hal ini dilakukan agar dapat bersaing secara sehat untuk mendapatkan kepercayaan konsumen. Untuk itu perusahaan dituntut melakukan suatu perencanaan dan pengendalian produksi yang baik dan sistematis agar dapat memenuhi keinginan dan kepercayaan konsumen. PT Karya budy Ekatama merupakan salah satu perusahaan swasta yang bergerak dalam bidang industri manufaktur yang sebagian besar produksinya berbahan baku karet. Produk yang banyak dihasilkan oleh perusahaan adalah sparepart pada kendaraan bermotor roda dua dan kendaraan bermotor roda empat Salah satu jenis produk utama yang diproduksi oleh PT Karya budy Ekatama adalah Shock Absorber. Produk ini merupakan suku cadang untuk kendaraan bermotor roda dua, yang mana dipesan oleh konsumen dengan jumlah tidak sama setiap bulannya. Pada proses produksi Shock Absorber. dilakukan proses pengerjaan ulang (rework) bila produk yang diproduksi tidak memenuhi syarat pada tes karakteristik dan check visual, dan bila produk tersebut tidak dapat dikerjakan ulang maka produk tersebut akan dibuang (reject). Tapi pada penentuan waktu penyelesaiannya, perusahaan masih belum memperhitungkan probabilitas rework dan reject. juga bentuk distribusi waktu tiap aktivitasnya. Sehingga akan mengakibatkan ketidaktepatan waktu untuk menyelesaikan produk sesuai pesanan konsumen. Berdasarkan hal ini, maka penulis menggunakan suatu metode pada analisis penentuan waktu penyelesaian yang telah memperhitungkan probabilitas keberhasilan dan kegagalan, juga memperhatikan bentuk distribusi waktu dari masing-masing proses yakni metode Graphical Evaluation and Review technique (GER1).Berdasarkanmetode GERT, rata-rata waktu penyelesaian produk Shock Absorber dengan menggunakan mesin Hot Vulc Press Otomatis adalah 1124,788det/10unit dengan varians sebesar 1376,671 det2. Sedangkan waktu rata-rata penyelesaian produk Shock Absorber bila menggunakan mesin Hot Vulc Press Manual adalah 1229,226 det/8unit dengan nilai varians 1178,847det2. Sehingga waktu penyelesaian produk Shock Absorber dengan menggunakan mesin Hot Vulc Press Otomatis berdasarkan pesanan periode Januari-Maret2004 adalah 562.394 det, 573.641,88 det, dan 629.881 ,28 det. Sedangkan waktu penyelesaian produk Shock Absorber dengan menggunakan mesin Hot Vulc Press Manual berdasarkan pesanan periode Januari - Maret 2004 adalah 614.613,25 det, 645.343,65det, dan 637.968,29 det.