UPAYA PENINGKATAN MOTIVASI KERJA STAF MEDIK 01 BAGIAN RAWAT INAP RS IMMANUEL BANDUNG
Bagian rawat inap Rumah Sakit Immanuel merupakan ujung tombak untuk menarik kunjungan pelanggan. Melalui bagian ini, Rumah Sakit Immanuel dapat meningkatkan pendapatan dan menghidupkan bagian-bagian lainnya yang terdapat di rumah sakit. Dalam beberapa tahun terakhir ini, Rumah Sakit Immanuel berusaha untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat dengan cara menyediakan staf medis yang terampil dan handal, serta meningkatkan kualitas bagian-bagian di rumah sakit yang dapat diandalkan untuk meningkatkan pendapatan, salah satunya adalah bagian rawat inap Rumah Sakit Immanuel.
Usaha tersebut mendapatkan hambatan karena adanya indikasi penurunan performansi kerja staf medisnya, yaitu dokter, terutama di bagian rawat inap Rumah Sakit Immanuel. Dokter yang bekerja di bagian ini sebagian besar tidak dapat memenuhi standar kerja atau Standard Operation Procedure yang ditetapkan oleh pihak rumah sakit. Berdasarkan hal tersebut maka perlu dilakukan usaha memotivasi untuk meningkatkan performansi kerja dengan cara pemenuhan kebutuhan bagi para dokter.
Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner dan melakukan wawancara langsung kepada para dokter di bagian rawat inap Rumah Sakit Immanuel sebanyak 48 orang. Tahap pengolahan data dilakukan dengan mengumpulkan jawaban responden yang mengartikan bahwa atribut dalam kuesioner tersebut penting dan memuaskan. Hasil dari jawaban responden tersebut kemudian dianalisis menggunakan anaJisis gap untuk melihat apakah atribut yang diuji benar-benar signifikan, yang berarti perlu dilakukan perbaikan terhadap atribut tersebut. Dari perhitungan selisih gap tersebut didapatkan hasil bahwa sesuai dengan teori hirarki kebutuhan Maslow, kebutuhan fisik telah dipenuhi dengan cukup baik oleh pihak rumah sakit, para dokter hanya menginginkan gaji dokter disesuaikan seperti pada rumah sakit lain, sementara untuk kebutuhan lainnya, seperti keamanan, sosial, penghargaan dan aktualisasi diri dianggap belum terpenuhi seperti yang diharapkan, terutama mengenai penghargaan dan aktualisasi diri.
Berdasarkan hal tersebut perlu diusulkan program-program perbaikan untuk meningkatkan motivasi kerja. Program-program tersebut antara lain adalah: sistem penggajian, asuransi kesehatan, pen)'uluhan hukum kedokteran, sistem penanganan pasien di rumah sakit, penyusunan standar tarif dokter, pelatihan manajerial rumah sakit, menyusun sistem operasional, kerjasama dengan rumah sakit lain, pengembangan bakat dokter, keterbukaan pimpinan dalam strategi dan koordinasi, sistem reward karyawan, peningkatan fasilitas kesehatan, pendidikan dan pelatihan SDM, Professional Carrier Planning, peningkatan iklim kerja, dan peningkatan peran serta dokter dalam pengembangan rumah sakit.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2004).UPAYA PENINGKATAN MOTIVASI KERJA STAF MEDIK 01 BAGIAN RAWAT INAP RS IMMANUEL BANDUNG ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.UPAYA PENINGKATAN MOTIVASI KERJA STAF MEDIK 01 BAGIAN RAWAT INAP RS IMMANUEL BANDUNG ().Teknik Industri:FTI,2004.Text
MLA Style
.UPAYA PENINGKATAN MOTIVASI KERJA STAF MEDIK 01 BAGIAN RAWAT INAP RS IMMANUEL BANDUNG ().Teknik Industri:FTI,2004.Text
Turabian Style
.UPAYA PENINGKATAN MOTIVASI KERJA STAF MEDIK 01 BAGIAN RAWAT INAP RS IMMANUEL BANDUNG ().Teknik Industri:FTI,2004.Text