// <![CDATA[PENGENDALIAN PROYEK PEMBANGUNAN RUMAH DI PERUMAHAN PANORAMA- JATINANGOR MENGGUNAKAN METODE ANALISIS VARIAN DAN KONSEP NILAI HASIL (Studi Kasus:]]> Ir. Abu Bakar, M.M. Dosen Pembimbing 1 Ir. Alex Saleh, MT. Dosen Pembimbing 2 GUM GURUMINDA / 13-1998-038 Penulis
Proyek Pembangunan dipengaruhi oleh dua hal, yaitu perencanaan dan pengendalian. Perencanaan harus dilakukan dengan baik karena fungsi dari perencanaan itu sendiri adalah meletakan dasar sasaran proyek, yaitu jadwal, anggaran dan mutu, sedangkan pengendaLian adaLah suatu Langkah dalam mengorganisir dan memimpin sumber daya perusahaan untuk mencapai sasaran tersebut. Masalah yang muncul pada peLaksanaan pembangunan proyek perumahan di Panorama Jatinangor adalah masalah biaya dan jadwal, anggaran yang tidak sesuai dengan biaya aktual (biaya aktuaL lebih besar dari anggaran), dan waktu aktual yang tidak sesuai dengan rencana waktu (waktu aktual yang lebih lama dari rencana). Masalah-masalah tersebut harus dapat diselesaikan dengan melakukan pemantauan dan pengendalian agar proyek yang telah direncanakan dapat berjalan dengan baik. Sehingga diperlukan suatu pengendalian proyek yang matang untuk menghadapi pembangunan proyek perumahan di Jatinangor di masa mendatang. Pengendalian proyek untuk biaya dan jadwal terdapat dua macam teknik dan metode yang luas pemakaiannya, yaitu metode analisis varian dan konsep nilai hasil. Metode anaJisis varian dilakukan dengan membandingkan langsung jumlah uang yang sesungguhnya dikeluarkan dengan anggaran, sedangkan untuk jadwal dianalisis kurun waktu yang terpakai dengan perencanaan. Dan metode konsep nilai basil dengan indikator-indikator ACWP, BCWP. dan BCWS yang akan menghasilkan nilai varian biaya dan jadwal terpadu. dan juga menghasilkan indeks kinerja biaya dan jadwal. Hasil yang didapatkan dari pengendalian proyek pembangunan perumahan di Jatinangor dengan menggunakan metode analisis varian menunjukan nilai varian biaya dan jadwal dengan kecenderungan yang semakin jelek, dan jika menggunakan metode konsep nilai basil juga mengalami hal yang sama, yaitu nilai varian biaya terpadu dan jadwal terpadu memiliki kecenderungan yang jelek. Untuk lebih jelasnya mengenai nilai varian biaya dapat dilihat pada Tabel A dan Tabel B di halaman berikut. Setelah didapatkan nilai varian biaya dan jadwal (metode analisis varian dan konsep nilai hasil), maka langkah selanjutnya adalah dicari penyebab-penyebab dari penyimpangan yang terjadi pada saat pelaksanaan proyek pembangunan perumahan di Jatinangor tersebut untuk kemudian dijadikan bahan pengambilan keputusan. Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan, bahwa suatu pengendalian proyek pembangunan perumahan khususnya di Perumahan Jatinangor diperlukan suatu pengendalian proyek dengan menggunakan pendekatan metode pengendalian proyek. hal ini akan memberikan gambaran-gambaran atau nilai-nilai yang dapat menunjukan dimana terjadi penyimpangan-penyimpangan yang paling dominan, untuk kemudian dicari sebab-sebabnya.