PERANCANGAN SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI TEROTOMASI DENGAN PENDEKATAN BERORIENTASI OBJEK (OBJECT-ORIENTED) (Contoh Kasus: Perguruan Tinggi Swasta
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang tiada hentinya, semakin mempermudah kerja manusia. Dalam bidang sistem informasi, perkembangan ini sangat membantu pimpinan suatu perusahaan dalam memecahkan masalah dan memudahkan pengambilan keputusan. Perguruan Tinggi Swasta "X" -Bandung (PTS "X") merupakan salah satu institusi pendidikan yang menyelenggarakan program pendidikan S1 Farmasi, baru berdiri pada pertengahan tahun 2001. Sebagai sebuah institusi pendidikan, sudah selayaknya PTS "X" memberikan pelayanan yang baik kepada mahasiswanya, sebagai pengguna jasa pendidikan. Dalam sebuah organisasi, umumnya terdapat bagian tata usaha yang bertugas mencari, mengumpulkan, dan mengolah data yang dibutuhkan agar menghasilkan informasi yang dibutuhkan. Kegiatan tersebut membutuhkan waktu penyelesaian yang relatif lama dan beban kerja yang cukup tinggi. Hal ini akan sangat mempengaruhi pelayanan yang diberikan kepada pihak-pihak yang membutuhkan.
Untuk mempercepat penyelesaian tugas, mengurangi beban kerja yang terjadi, dan meningkatkan pengaturan dokumentasi, maka dibuatlah suatu alat yang tepat bagi permasalahan ini, yaitu suatu sistem informasi manajemen yang terotomasi dengan pendekatan berorientasi objek (object-oriented). Pendekatan ini dipilih karena memiliki kelebihan dibandingkan pendekatan yang ada sebelumnya dan melihat perkembangan yang terjadi secara terus menerus di PTS "X"-Bandung, berarti akan terjadi perkembangan kebutuhan dari sistem tersebut.
Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini antara lain: gambaran umum PTS "X" Bandung, sistem informasi administrasi, prosedur surat ke luar ke dalam, prosedur surat masuk, prosedur pelayanan transkrip nilai, prosedur perwalian, prosedur registrasi mahasiswa Kondisi sistem saat ini digambarkan oleh Business Use-case Diagram, kemudian dianalisis lalu ditentukan aktor-aktor yang terlibat beserta kebutuhannya., seperti terlihat pada tabel di halaman berikut. Data tersebut selanjutnya digunakan sebagai dasar untuk membuat sebuah model sistem informasi administrasi dengan menggunakan Bahasa Pemodelan Terunifikasi. atau Unified Modeling Language (UML) untuk membuat desain konseptual dari sistem yang hendak dibuat. Dari 8 (delapan) diagram pada UML, pada Tugas Akhir ini hanya digunakan 3 (tiga) diantaranya., yaitu: Use-case Diagram, Class Diagram, dan Sequence Diagram. Hanya dengan menggunakan riga diagram ini, keseluruhan sistem sudah dapat dibaca (dimengerti) dengan jelas untuk melakukan programming. Use-case Diagram digunakan untuk menggambarkan kemampuan dari sistem yang dirancang, Class Diagram digunakan untuk memperlihatkan hubungan antar kelas, dan Sequence Diagram digunakan untuk menjelaskan interaksi objek yang disusun berdasarkan urutan waktu. Dalam Tugas Akhir ini dapat dibuat 1 (satu) buah Use-case Diagram, 1 (satu) buah Class Diagram, dan 5 (lima) buah Sequence Diagram.
Hasil dari perancangan sistem informasi pada penelitian ini berupa prototype program aplikasi dengan program utama yaitu program aplikasi untuk bagian tata usaha.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2005).PERANCANGAN SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI TEROTOMASI DENGAN PENDEKATAN BERORIENTASI OBJEK (OBJECT-ORIENTED) (Contoh Kasus: Perguruan Tinggi Swasta ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.PERANCANGAN SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI TEROTOMASI DENGAN PENDEKATAN BERORIENTASI OBJEK (OBJECT-ORIENTED) (Contoh Kasus: Perguruan Tinggi Swasta ().Teknik Industri:FTI,2005.Text
MLA Style
.PERANCANGAN SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI TEROTOMASI DENGAN PENDEKATAN BERORIENTASI OBJEK (OBJECT-ORIENTED) (Contoh Kasus: Perguruan Tinggi Swasta ().Teknik Industri:FTI,2005.Text
Turabian Style
.PERANCANGAN SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI TEROTOMASI DENGAN PENDEKATAN BERORIENTASI OBJEK (OBJECT-ORIENTED) (Contoh Kasus: Perguruan Tinggi Swasta ().Teknik Industri:FTI,2005.Text