USULAN RANCANGAN SISTEM PERSEDIAAN BAHAN BAKU BENANG P ADA KONDISI DEMAND PROBABILISTIK DI CV. MUWATEX
CV. Muwatex. merupakan perusahaan yang bergerak di bidang tekstil. Perusahaan ini berproduksi berdasarkan pesanan dari konsumen. CV. Muwatex dapat menghasilkan produk jadi berupa berbagai jenis kain, dengan bahan baku yang digunakan berupa benang. Perusahaan menggunakan tiga jenis benang dalam proses produksinya, yaitu: benang 100% Polyester, benang 100% Cotton, dan benang 100% PE. Ketiga jenis benang tersebut dapat berfungsi sebagai benang pakan atau benang lusi sesuai dengan spesifikasi kain yang diminta oleh konsumen. Seluruh jenis kain yang dipesan oleh konsumen membutuhka nkombinasi bahan baku dari ketiga jenis benang tersebut. CV. Muwatex. Membutuhkan suatu rancangan sistem persediaan bahan baku benang yang dapat memberikan tingkat ketersediaan barang yang tinggi sehingga proses produksi dapatberjalan lancar, dan agar perusahaan dapat langsung memproduksi pesanan kain yang datang tanpa harus menunggu benang terlebih dahulu.
Metode persediaan yang sesuai dengan kondisi perusahaan adalah metode fued order size system (Metode Q) probabilistik untuk kasus backorder dengan biaya stock out tidak diketahui yangdikembangkan oleh Hadley & Whitin (1963). Dalam model persediaan ini, parameter yang dihasilkan adalah jumlah pemesanan benang yang optimal (Q*), titik pemesanan kembali (r), jumlah safety stock (s), dan biaya persediaan yang dikeluarkan. Untuk mendapatkan nilai Q* dan r, maka dilakukan minimasi biaya rata-rata persediaan (biaya pemesanan dan biaya penyimpanan) dengan pembatas bahwa fraksi rata-rata waktu terjadinya stock out (j) tidak melebihi suatu nilai tertentu. Nilai f yang digunakan ditentukan oleh pihak manajemen CV. Muwatex. berdasarkan evaluasi jumlah stock out yang terjadi di perusahaan selama tahun 2003. Nilai f yang digunakan dalam penelitian ini adalah 5%. Nilai f yang digunakan secara tidak langsung akan memberikan nilai biaya stock out per unit yang optimal ( 8* ).Data-data yang dibutuhkan dalam penelitian ini adalah data demand produk kain selama tahun 2003, data lead time benang yaitu 7 hari, data harga beli benang per unit,serta data biaya-biaya persediaan yang timbul di CV. Muwatex.
Data demand produk kain selama tahun 2003 digunakan untuk menghitung data kebutuhan benang tiap periode selama tahun 2003. Selanjutnya data kebutuhan benang per periode ini diuji bentuk distribusinya dengan menggunakan Uji Goodness of Fit. Hasil pengujian menunjukkan bahwa data kebutuhan ketiga jenis benang berdistribusi normal. Parameter-parameter distribusi normal, yaitu J..l (rata-rata demand selama masa lead time) dan a (standar deviasi demandselamamasa leadtime), akandigunakan sebagai input bagi model persediaan yang digunakan karena kasus yang terjadi adalah kasus probabilistik. Setelah didapat nilai Q*, r, dan s yang memberikan nilai f = 5%, maka dilakukan perhitungan ongkos total persediaanyang dikeluarkan. Nilai Q*, r, dan s yang didapat juga digunakan untuk menghitung nilai E(Q,r) yaitu jumlah unit backorder yang diharapkan pertahun. Rekapitulasi hasil perhitungan nilai Q*, r, dan s untuk setiap jenis benang akan disajikan pada Tabel 1 di bawah ini .
Detail Information
Citation
APA Style
. (2003).USULAN RANCANGAN SISTEM PERSEDIAAN BAHAN BAKU BENANG P ADA KONDISI DEMAND PROBABILISTIK DI CV. MUWATEX ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.USULAN RANCANGAN SISTEM PERSEDIAAN BAHAN BAKU BENANG P ADA KONDISI DEMAND PROBABILISTIK DI CV. MUWATEX ().Teknik Industri:FTI,2003.Text
MLA Style
.USULAN RANCANGAN SISTEM PERSEDIAAN BAHAN BAKU BENANG P ADA KONDISI DEMAND PROBABILISTIK DI CV. MUWATEX ().Teknik Industri:FTI,2003.Text
Turabian Style
.USULAN RANCANGAN SISTEM PERSEDIAAN BAHAN BAKU BENANG P ADA KONDISI DEMAND PROBABILISTIK DI CV. MUWATEX ().Teknik Industri:FTI,2003.Text