// <![CDATA[USULAN PEMILIHAN SUPPLIER KERTAS DI PT TMU MENGGUNAKAN METODE INTERPRETIVE STRUCTURAL MODELING DAN ANALYTICAL NETWORK PROCESS]]> AGUS SULPARMAN/132018095 Penulis 0425107701 - Hendro Prassetiyo, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1
PT TMU merupakan perusahaan yang bergerak di bidang percetakan dan penerbitan buku. Saat ini PT TMU memiliki 3 supplier dalam memenuhi kebutuhan bahan baku kertas yang digunakan dalam proses produksi. Tiga supplier tersebut berasal dari Bandung, Jakarta, dan Surabaya. Supplier Bandung, supplier Jakarta, dan supplier Surabaya memiliki keunggulannya masing-masing. Keunggulan tersebut diukur dari harga produk yang ditawarkan, ketersediaan bahan baku dari pihak supplier, dan jarak yang harus ditempuh pada saat melakukan pemesanan bahan baku. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu metode Interpretive Structural Modeling (ISM) dan Analytical Network Process (ANP). Metode Interpretive Structural Modeling (ISM) digunakan untuk menentukan kriteria kunci dan subkriteria kunci yang digunakan dalam pemilihan supplier. Berdasarkan pengolahan data Interpretive Structural Modeling (ISM) yang dilakukan menghasilan kriteria kunci sebanyak 5 kriteria dan subkriteria kunci sebanyak 8 subkriteria. Metode Analytical Network Process (ANP) digunakan untuk menentukan urutan dari nilai bobot yang sudah didapat untuk setiap kriteria, subkriteria, dan supplier yang digunakan dengan menggunakan software super decision. Urutan supplier dari nilai bobot tertinggi berdasarkan metode Analytical Network Process (ANP) yaitu supplier Surabaya, supplier Jakarta, dan supplier Bandung. Supplier Surabaya menjadi supplier terpilih dikarenakan supplier Surabaya memiliki keunggulan yang lebih banyak jika dibandingkan dengan supplier lainnya.