// <![CDATA[PENGUKURAN KINERJA RANTAI PASOK DI PABRIK KAKAO MENGGUNAKAN METODE SUPPLY CHAIN OPERATIONS REFERENCE (SCOR) DAN TOPSIS]]> 0424116602 - Dwi Novirani ST., MT. Dosen Pembimbing 1 GAGAN GANDARA/132018215 Penulis
Salah satu pabrik pengolah kakao di Kabupaten Batang Jawa Tengah memiliki kendala dimana perencanaan dan penerimaan kakao yang diterima dari pabrik berada tidak lebih besar dari luar sehingga mempengaruhi efisinsi waktu, cost dan lainnya. Pabrik tersebut dapat dikatakan pabrik yang cukup besar tetapi pabrik belum pernah melakukan pengukuran kinerja supply chain management (SCM). Tujuan dari penilitian ini adalah untuk mengukur kinerja rantai pasok menggunakan Supply chain operation reference (SCOR) supaya bisa dijadikan sebagai acuan dan bahan evaluasi kinerja untuk pabrik. SCOR merupakan sebuah pemodelan yang digunakan sebagai metode untuk mengukur performansi supply chain, kemudian dilanjutkan dengan metode Technique for Other by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) yang berguna untuk pengambilan keputusan multi kriteria berdasarkan pemilihan alternatif yang terbaik. Hasil dari penelitian ini adalah Proses source memiliki nilai terbesar dengan nilai 0,714 memiliki nilai kinerja paling baik dan proses enable dengan nilai 0,206 memiliki nilai kinerja terburuk.