// <![CDATA[SIMULASI PENGARUH KOMPOSISI NATURAL GAS, RASIO LAJU ALIR METHANE DENGAN STEAM DAN UDARA TERHADAP PRODUK AMMONIA]]> 0419019103 - Vibianti Dwi Pratiwi, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 REGITA FEBRIANTI/142018018 Penulis SONTIKA RAHMA TRIANINGTIAS/142018021 Penulis
Gas alam memiliki kandungan yang beragam seperti Metana, Etana, Karbon dioksida, Hidrogen Sulfida, dan gas lainnya. Selain itu, gas alam tersebut berasal dari bahan bakar fosil. Gas alam yang telah diolah dan menghasilkan produk disebut gas sintesis yang dapat digunakan untuk membuat ammonia (NH3). Untuk menghasilkan ammonia maka digunakan senyawa steam (H2O) yang direaksikan dengan gas alam menghasilkan Hidrogen (H2) dan Nitrogen (N2) yang diperoleh dari udara. Simulasi ini menggunakan aspen hysys V11.0 dan fluid package yang digunakan adalah Peng-Robinson dan Acid-gas : Chemical Solvent. Data yang digunakan dalam simulasi ini yaitu data pada pabrik ammonia di PT. Petrokimia Gresik. Adapun yang ditinjau dari simulasi ini yaitu pengaruh komposisi gas alam dengan variasi komposisi yaitu 75% – 99% methane. Hasil terbesar yang diperoleh pada komposisi 75% methane dengan hasil produk ammonia 82,16 ton/jam, hal ini dikarenakan pembagian komposisi dibagi secara proposional ke senyawa lain seperti etana, propana, i-butana dll yang memiliki kandungan H2 yang lebih banyak. Kemudian terdapat rasio laju alir methane dengan steam menggunakan variasi 1:3,5-1:7,5 dimana produk ammonia terbesar diperoleh dari rasio 1:7,5 dengan hasil produk ammonia 84,56 ton/jam karena steam yang semakin banyak menyebabkan terbentuknya hidrogen semakin banyak. Selanjutnya terdapat rasio laju alir methane dengan udara dengan variasi 1:5,5-1:7,5 dimana produk ammonia terbesar diperoleh dari rasio 1:5,5 dengan hasil produk ammonia 84,65 ton/jam karena kandungan udara terdiri dari N2 dan O2, dimana jika kandungan O2 banyak maka akan bereaksi dengan Methana, sehingga H2 yang dihasilkan akan lebih sedikit jika methana bereaksi juga dengan O2 tidak hanya dengan H2O.